UPDATEBALI.com, DENPASAR – Pemerintah Provinsi Bali menemukan 63 ekor sapi terinfeksi penyakit mulut dan kuku (PMK). Sebanyak 55 ekor di antaranya langsung dimusnahkan.
Wakil Gubenur Bali, Prof. Dr. Ir. Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati M.Si., saat ditanya di Kantor DPRD Provinsi Bali mengenai kasus PMK di Bali memaparkan, kasus pertama muncul di kabupaten Gianyar dan langsung ditindaklanjuti dan kini nihil kasus PMK, Senin (4/7/2022).
“Astungkara kasus ini sudah ditangani langsung oleh Bupati Gianyar,” papar Cok Ace.
Cok Ace menambahkan, untuk vaksin PMK sangat terbatas hanya diprioritaskan di daerah terinfeksi virus PMK dan dosis vaksin akan ditambah hari ini.
“Untuk jumlah dosis vaksin PMK hari ini akan datang ke Bali,” tambahnya.(den/ub)





