Menteri Perdagangan Sidak Kebutuhan Pangan di Makassar

0
129

UPDATEBALI.com, Makassar  – Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi didampingi pejabat daerah di Sulawesi Selatan melakukan peninjauan ke sejumlah pasar tradisional di Makassar untuk memantau kebutuhan stok pangan jelang Ramadhan dan Idul Fitri 1443 Hijriah.

Kunjungan pertamanya di Pasar Terong Makassar, Kamis (17/2), langsung menyusuri beberapa lapak pedagang sambil berbincang santai mengenai harga dan stok kebutuhan selama beberapa pekan terakhir.

Baca Juga:  Bersama Korlantas Polri, AHM Tingkatkan Konsistensi Edukasi Keselamatan Berkendara

“Bagaimana kesediaan bahan pangan di Makassar bapak dan ibu, harga-harga masih terkendali kan,” ujarnya saat berbincang dengan pedagang.

Beberapa lapak yang dikunjungi oleh Mendag Muhammad Lutfi dan rombongan, para pedagang banyak mengeluhkan kelangkaan minyak goreng premium atau kemasan karena stoknya yang langka.

Salah seorang pedagang Pasar Terong Makassar Dahlia menuturkan jika masyarakat lebih banyak mencari minyak goreng kemasan ketimbang minyak goreng curah.

Baca Juga:  Umat Hindu di Kota Bengkulu Gelar Upacara Melasti

Namun sejak terjadi kelangkaan sebulan sebelumnya, minta goreng curah pun menjadi alternatif masyarakat umum dan harga juga mengalami peningkatan.

Ia mengaku jika sebelumnya dia menjual minyak goreng curah seharga Rp11.500 hingga Rp12 ribu untuk per liternya dan setelah terjadi kelangkaan naik menjadi Rp15 ribu per liternya.

“Waktu minyak goreng langka saya beli per jerigen itu lebih Rp300 ribuan dan sekarang sudah mulai turun menjadi Rp258.000 per jerigen,” katanya.

Baca Juga:  Akademisi FKP Unud Perkenalkan Aplikasi Automatic Trade Fish pada Kelompok Nelayan di Desa Seraya

Usai melakukan peninjauan di Pasar Terong Makassar, rombongan Mendag Muhammad Lutfi kemudian bergerak menuju Pasar Pabaeng-baeng Makassar meninjau stok dan harga pangan lainnya khususnya minyak goreng. (ub/ant)