
UPDATEBALI.com, BULELENG – Upaya pemulihan mantan pecandu narkoba tidak hanya dilakukan melalui rehabilitasi. Di Kabupaten Buleleng, para klien pascarehabilitasi juga mendapat dukungan untuk kembali produktif melalui bantuan sarana kewirausahaan.
Program tersebut dilaksanakan BNN Kabupaten Buleleng bersama petugas UPT Mahatmiya Bali pada Senin 14 September 2026. Kegiatan ini merupakan program Kementerian Sosial melalui UPT Mahatmiya Bali yang menyasar klien pascarehabilitasi narkoba di Kabupaten Buleleng.
Konselor Ahli Muda BNN Kabupaten Buleleng, Ni Luh Sri Ekarini turut mendampingi proses asesmen penerimaan bantuan sekaligus penyaluran bantuan kepada para penerima manfaat.
Menurut Ni Luh Sri Ekarini, pemberian bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung para klien pascarehabilitasi untuk kembali menjalankan aktivitas produktif dan membangun kemandirian setelah menjalani proses pemulihan.
“Bantuan ini diharapkan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh penerima manfaat sesuai dengan kebutuhan dan potensi usaha masing-masing, sehingga mereka bisa kembali produktif dan mandiri,” ujar Ni Luh Sri Ekarini.
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 12 orang klien mengikuti asesmen penerimaan bantuan. Sementara bantuan kewirausahaan diserahkan kepada 14 orang penerima manfaat.
Bantuan diberikan secara gratis dengan bentuk sarana pendukung usaha yang disesuaikan dengan kebutuhan serta potensi masing-masing penerima manfaat. Sejumlah bantuan yang disalurkan di antaranya mesin laundry, bantuan ternak ayam, ternak kambing, hingga peralatan untuk membuat kue.
Ni Luh Sri Ekarini menjelaskan, dukungan kewirausahaan menjadi salah satu bentuk perhatian terhadap keberlanjutan proses pemulihan. Dengan adanya sarana usaha, penerima manfaat diharapkan memiliki kegiatan yang dapat menunjang kehidupan mereka setelah kembali ke lingkungan masyarakat.
“Selain mendukung pemulihan, kami berharap bantuan ini bisa menjadi modal bagi penerima manfaat untuk mengembangkan usaha, memperoleh penghasilan, dan memenuhi kebutuhan hidup bersama keluarga,” Jelasnya.
Bantuan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi sarana untuk membuka atau mengembangkan usaha, tetapi juga membantu para penerima manfaat memperoleh penghasilan secara mandiri.
Dengan memiliki kegiatan ekonomi yang produktif, para klien pascarehabilitasi diharapkan mampu memenuhi kebutuhan hidup dan keluarga sekaligus kembali menjalankan fungsi sosialnya di tengah masyarakat.
BNN Kabupaten Buleleng terus mendorong proses pemulihan dan reintegrasi sosial bagi mantan penyalahguna narkotika. Dukungan lintas sektor melalui pemberian bantuan usaha dinilai menjadi bagian penting dalam membantu penerima manfaat membangun kehidupan yang lebih mandiri setelah menjalani proses rehabilitasi.
Melalui dukungan tersebut, para penerima manfaat diharapkan dapat memanfaatkan sarana usaha yang diberikan secara berkelanjutan sehingga memiliki aktivitas produktif dan kembali berperan positif di lingkungan masyarakat.(dna/updatebali)


