Lomba Burung Berkicau Bupati Cup ke-18, Bupati Tamba Buka Event Tahunan di Taman Pecangakan

0
249
Lomba Burung Berkicau Bupati Cup ke-18, Bupati Tamba Buka Event Tahunan di Taman Pecangakan
Lomba Burung Berkicau Bupati Cup ke-18, Bupati Tamba Buka Event Tahunan di Taman Pecangakan. Sumber foto: Humas Jembrana

UPDATEBALI.COM, JEMBRANA – Lomba Burung Berkicau Bupati Cup ke-18 kembali digelar sebagai bagian dari perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia dan HUT Kota Negara ke-129.

Acara ini berlangsung di lapangan Taman Pecangakan, pada Minggu, 25 Agustus 2024, dan dibuka langsung oleh Bupati Jembrana I Nengah Tamba, ditandai dengan pelepasan burung ke udara bersama Jajaran Forkopimda Kabupaten Jembrana.

Baca Juga:  Gubernur Koster Siapkan Sistem Perlindungan Wisatawan Terpadu di Seluruh Bali

Event tahunan ini mendapatkan sambutan hangat dari para penghobi dan pelestari burung. Peserta lomba tidak hanya datang dari Bali, tetapi juga dari luar Bali, khususnya Jawa.

Bupati Tamba dalam sambutannya mengapresiasi penyelenggaraan lomba ini, menyebutnya sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap pelestarian alam, khususnya satwa burung.

“Saya menyambut baik dan sangat mengapresiasi atas terselenggaranya lomba seni burung berkicau Bupati Jembrana Cup yang ke-18,” ucap Bupati Tamba. Ia juga menekankan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu wujud pelestarian alam serta dapat mendorong perkembangan UMKM di Kabupaten Jembrana.

Baca Juga:  242 Pasang Burung Merpati Ikuti Lomba Terbang Tinggi di Jembrana 

Bupati Tamba berharap lomba ini dapat berkelanjutan dan berkembang menjadi event yang menarik minat wisatawan, dengan tetap mengedepankan kearifan lokal dan pemberdayaan masyarakat.

Ketua Panitia Komang Suastra melaporkan bahwa lomba ini dihadiri oleh sekitar 400 peserta dari seluruh Bali dan beberapa daerah di Pulau Jawa, termasuk Banyuwangi dan Lumajang. Ia menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan wadah penyaluran hobi burung berkicau serta berfungsi sebagai sarana pelestarian dan kecintaan terhadap lingkungan, flora, fauna, termasuk burung.

Baca Juga:  Serangan Hama Resahkan Petani di Desa Les

“Lomba burung berkicau ini bertujuan sebagai wujud pelestarian dan meningkatkan rasa cinta terhadap alam,” pungkas Suastra. (yud/ub)