spot_img
spot_img
BerandaBaliLibatkan Pelajar, PMI Buleleng Perkuat Edukasi Kemanusiaan di Momentum Hari Palang Merah

Libatkan Pelajar, PMI Buleleng Perkuat Edukasi Kemanusiaan di Momentum Hari Palang Merah

UPDATEBALI.comBULELENG – Pemerintah Kabupaten Buleleng mendukung penuh langkah Palang Merah Indonesia dalam memperingati Hari Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Sedunia yang jatuh setiap 8 Mei.

Momentum ini dimanfaatkan untuk memperkuat edukasi kemanusiaan, khususnya di kalangan pelajar.

Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Buleleng sekaligus Ketua PMI Buleleng, Gede Supriatna, saat membuka kegiatan Red Cross In Action (RCA) di Universitas Panji Sakti, Minggu, 3 Mei 2026.

Baca Juga:  Gubernur Koster Pastikan Akses TV Digital Menjangkau hingga Pelosok Bali

Kegiatan RCA menyasar generasi muda dengan tujuan menanamkan nilai-nilai kemanusiaan sejak dini serta mendorong keterlibatan aktif pelajar dalam berbagai aksi sosial. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana memperkenalkan peran dan fungsi PMI kepada siswa secara lebih luas.

“Ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan untuk memperingati Hari Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Sedunia,” ujar Wabup Supriatna.

Baca Juga:  Gubernur Koster Dorong Transformasi Fiskal dan Pembangunan Berbasis Kearifan Lokal

Ia menilai, RCA memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda yang peduli terhadap sesama. Melalui berbagai kegiatan edukatif, siswa diajak memahami pentingnya aksi kemanusiaan dalam kehidupan bermasyarakat.

“Kegiatan ini sangat positif untuk memperkenalkan PMI kepada siswa-siswa, khususnya anak muda, yang nantinya diharapkan bisa tertarik untuk bergabung dan berkontribusi,” jelasnya.

Baca Juga:  Gubernur Koster dan Wamen Fahri Hamzah Berkolaborasi Atasi RTLH dan Kawasan Kumuh Bali

Sebagai Ketua PMI Buleleng, Supriatna juga menekankan pentingnya menumbuhkan empati, solidaritas, dan kepedulian sosial di kalangan pelajar. Menurutnya, nilai-nilai tersebut menjadi fondasi dalam membangun generasi yang berkarakter dan berjiwa kemanusiaan.

“Dengan memupuk kegiatan sosial kepada siswa, akan tumbuh rasa empati, persaudaraan, serta meningkatkan kesadaran sosial dan kemanusiaan pada anak-anak di Kabupaten Buleleng,” tutupnya.(adv/ub)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments