spot_img
spot_img
BerandaBaliBadungLewat Program BRLH, Bupati Adi Arnawa Pastikan Tak Ada Lagi Warga Badung...

Lewat Program BRLH, Bupati Adi Arnawa Pastikan Tak Ada Lagi Warga Badung Tinggal di Rumah Tak Layak

UPDATEBALI.com, BADUNG – Pemerintah Kabupaten Badung terus menunjukkan komitmennya dalam membangun kesejahteraan yang merata bagi seluruh warganya.

Melalui Program Bantuan Rumah Layak Huni (BRLH) Tahun 2025, Bupati I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Bagus Alit Sucipta menyerahkan secara simbolis bantuan kepada 210 penerima manfaat yang tersebar di 28 desa dan kelurahan di lima kecamatan se-Kabupaten Badung (kecuali Kuta), Jumat 31 Oktober 2025, di Wantilan Pura Desa Bongkasa, Kecamatan Abiansemal.

Dalam kesempatan itu, Bupati Adi Arnawa menegaskan bahwa pembangunan yang dilakukan pemerintah tidak boleh hanya berorientasi pada infrastruktur besar, tetapi harus menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.

“Rumah layak huni adalah simbol kepedulian dan empati pemerintah. Ini bukan sekadar membangun tembok dan atap, melainkan menghadirkan rasa aman dan martabat bagi warga yang kurang mampu,” ujarnya penuh semangat.

Baca Juga:  Sekda Adi Arnawa Panen Cabai Rawit di Subak Sengempel Desa Bongkasa

Program BRLH 2025 ini digerakkan melalui kolaborasi antara APBD Kabupaten Badung sebesar Rp 9,35 miliar dan dana CSR Bank BPD Bali senilai Rp 1,5 miliar, sehingga total anggaran mencapai Rp 10,85 miliar. Dari anggaran tersebut, 170 unit rumah dibangun menggunakan APBD dan 40 unit melalui dukungan CSR. Setiap penerima mendapatkan bantuan senilai Rp 55 juta untuk pembangunan rumah baru atau Rp 30 juta untuk peningkatan kualitas rumah sesuai hasil verifikasi lapangan.

Lebih lanjut, Bupati Adi Arnawa mengajak seluruh perangkat desa dan kelurahan agar lebih tanggap dalam melihat kondisi warganya. Ia mengingatkan agar data penerima manfaat disusun secara jujur, transparan, dan berkeadilan.

Baca Juga:  Lomba Ogoh-ogoh PAUD Abiansemal: Kenalkan Budaya Bali Sejak Usia Dini

“Saya tidak ingin bantuan ini diberikan karena kedekatan. Tolong verifikasi dengan sungguh-sungguh. Pemerintah harus menjadi pelindung dan penyeimbang, bukan sekadar penyalur anggaran,” tegasnya.

Bupati juga menegaskan bahwa masih adanya warga yang tinggal di rumah tidak layak huni menjadi tantangan bersama. Oleh karena itu, ia mendorong agar dana desa atau APBDes ikut diarahkan untuk membantu peningkatan kualitas tempat tinggal masyarakat yang membutuhkan.

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kabupaten Badung, AA Ngurah Bayu Kumara, menyampaikan bahwa program BRLH bukan hanya memberi manfaat sosial, tetapi juga membuka lapangan kerja baru dan menggerakkan ekonomi di tingkat lokal.

Baca Juga:  Pemkab Badung Susun Regulasi Baru, Rumah Kos Disasar demi Optimalkan PAD dari Sektor Wisata

“Melalui program ini, kami ingin memastikan tak ada lagi warga Badung yang tertinggal dalam hal tempat tinggal layak. Kegiatan ini juga menjadi stimulan ekonomi bagi masyarakat sekitar,” terangnya.

Penyerahan bantuan dihadiri oleh anggota DPRD Kabupaten Badung, pimpinan OPD, camat, perbekel, lurah, serta Direktur Utama Bank BPD Bali. Suasana hangat dan penuh keakraban mewarnai kegiatan tersebut, menjadi simbol nyata semangat gotong royong dan kepedulian sosial di Kabupaten Badung.

“Pemerintah harus hadir dengan hati, bukan hanya dengan program,” tutup Bupati Adi Arnawa, disambut tepuk tangan para undangan.(den/ub)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments