Lewat Gathering Ketenagakerjaan, Jembrana Bidik Rekrutmen Lebih Transparan dan Profesional

0
22
Pemkab Jembrana mendorong sinergi lintas sektor melalui Gathering Ketenagakerjaan guna mewujudkan rekrutmen tenaga kerja yang transparan, perlindungan pekerja, serta peningkatan daya saing dunia usaha.
Pemkab Jembrana mendorong sinergi lintas sektor melalui Gathering Ketenagakerjaan guna mewujudkan rekrutmen tenaga kerja yang transparan, perlindungan pekerja, serta peningkatan daya saing dunia usaha. Sumber foto : Humas Jembrana/updatebali

UPDATEBALI.com, JEMBRANA – Pemerintah Kabupaten Jembrana memperkuat sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan tenaga kerja melalui Gathering Ketenagakerjaan bertema “Rekrutmen Cerdas, Bisnis Berkelas” yang digelar di Ballroom Ir. Soekarno, Kamis, 5 November 2026.

Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.

Acara tersebut dihadiri perwakilan Kepala Pusat Pasar Kerja Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia, yakni Wakil Ketua Tim Kerja Kemitraan Pasar Kerja Jules Sibarani, SE., MM., serta Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Jembrana Bulkaniel Eka Putra R.M.

Selain itu, hadir pula 14 perwakilan asosiasi usaha dan organisasi pekerja yang terdiri atas unsur APINDO, SPSI, HIPMI, IWAPI, GAPENSI, KADIN, dan PHRI. Dari sektor swasta, sebanyak 47 pimpinan perusahaan dan pelaku usaha dari berbagai sektor strategis di Kabupaten Jembrana, seperti pariwisata, perikanan, perdagangan, konstruksi, hingga industri pengolahan, turut mengikuti kegiatan tersebut.

Baca Juga:  Sentuhan Kepedulian Pemkab Jembrana, Khitanan Massal Gratis Bantu Keluarga Kurang Mampu

Dalam sambutannya, Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan menegaskan bahwa sektor ketenagakerjaan merupakan salah satu pilar utama penggerak ekonomi daerah.

Menurutnya, pertumbuhan ekonomi yang inklusif hanya dapat terwujud melalui sinergi yang kuat antara pemerintah sebagai regulator, pelaku usaha sebagai penyedia lapangan kerja, dan masyarakat sebagai angkatan kerja.

Sejalan dengan Peraturan Presiden Nomor 57 Tahun 2023 tentang Wajib Lapor Lowongan Pekerjaan, Bupati mengajak seluruh pelaku usaha untuk memanfaatkan teknologi digital sekaligus memastikan perlindungan bagi para pekerja.

“Saya mengingatkan para pengusaha untuk patuh menggunakan Aplikasi SIAPkerja, utamanya dalam dua hal yaitu Wajib Lapor Ketenagakerjaan Perusahaan (WLKP) secara berkala setiap tahun, dan Wajib Melaporkan Lowongan Pekerjaan (Karirhub) secara terbuka untuk menjamin akses yang adil bagi tenaga kerja lokal,” ujar Bupati.

Baca Juga:  Wabup Ipat Gerak Cepat, Tinjau Aset Strategis demi Optimalkan PAD Jembrana

Ia menjelaskan, Aplikasi SIAPkerja tidak hanya membantu memenuhi kewajiban perusahaan, tetapi juga memberikan berbagai manfaat, seperti proses rekrutmen tanpa biaya, akses terhadap kandidat yang telah terverifikasi, tersedianya sumber daya manusia bersertifikasi, serta meningkatkan kredibilitas perusahaan.

Selain itu, Bupati juga menekankan pentingnya perlindungan tenaga kerja melalui kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.

“Selain kepatuhan digital, perlindungan melalui BPJS Ketenagakerjaan adalah hal wajib. Manfaatnya antara lain pengalihan risiko finansial karena santunan kecelakaan kerja maupun kematian ditanggung BPJS, sehingga arus kas perusahaan tetap terjaga. Di sisi lain, perlindungan ini juga meningkatkan loyalitas, produktivitas pekerja, dan citra positif perusahaan,” tegasnya.

Baca Juga:  Elizabeth International Gelar Bali International Career Expo 2024, Buka Peluang Karir di Industri Perhotelan

Untuk mewujudkan visi pembangunan daerah, Bupati mengajak seluruh pihak mengambil peran sesuai fungsinya. Pemerintah daerah melalui OPD diharapkan menjadi fasilitator yang responsif dan mampu menciptakan iklim investasi yang kondusif.

Dunia usaha diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi sekaligus mitra strategis yang taat terhadap regulasi, sedangkan masyarakat didorong untuk terus meningkatkan kompetensi dan etos kerja di era digital.

Melalui Gathering Ketenagakerjaan ini, Pemerintah Kabupaten Jembrana berharap terbangun kolaborasi lintas sektor yang semakin kuat sehingga mampu memberikan kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi dan kemajuan daerah.(yud/updatebali)