Bhakti Penganyar di Alas Purwo, Pemkab Tabanan Bawa Seni dan Budaya Bali ke Pura Giri Salaka

0
34
Pemkab Tabanan melaksanakan persembahyangan Bhakti Penganyar di Pura Giri Salaka, Alas Purwo, Banyuwangi, bertepatan dengan Hari Suci Pagerwesi sebagai wujud sradha bhakti sekaligus memperkuat kebersamaan, spiritualitas, dan pelestarian seni budaya Bali.
Pemkab Tabanan melaksanakan persembahyangan Bhakti Penganyar di Pura Giri Salaka, Alas Purwo, Banyuwangi, bertepatan dengan Hari Suci Pagerwesi sebagai wujud sradha bhakti sekaligus memperkuat kebersamaan, spiritualitas, dan pelestarian seni budaya Bali. Sumber foto : Humas Tabanan/updatebali

UPDATEBALI.com, BANYUWANGI – Jajaran Pemerintah Kabupaten Tabanan melaksanakan persembahyangan Bhakti Penganyar di Pura Giri Salaka, Alas Purwo, Kecamatan Tegaldlimo, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Rabu, 4 November 2026.

Kegiatan yang bertepatan dengan Hari Suci Pagerwesi ini diikuti Sekretaris Daerah Kabupaten Tabanan, Dr. I Gede Susila, S.Sos., M.Si., bersama Ny. Santi Susila yang hadir mewakili Bupati Tabanan.

Turut hadir Ketua DPRD Kabupaten Tabanan beserta istri dan anggota DPRD, para Asisten Sekda, camat, kepala perangkat daerah, serta staf di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tabanan.

Baca Juga:  Foto dan Nama Dicatut, Kapolres Jembrana: Masyarakat Waspada Penipuan

Persembahyangan Bhakti Penganyar berlangsung khidmat sebagai wujud sradha dan bhakti umat ke hadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Kegiatan diawali dengan persembahyangan bersama, kemudian dilanjutkan dengan penyerahan punia sebagai bentuk ketulusan dan dukungan terhadap keberlangsungan kegiatan keagamaan di Pura Giri Salaka.

Hari Suci Pagerwesi yang dimaknai sebagai momentum untuk memperkuat keteguhan pikiran dan spiritualitas menjadi pengingat bagi umat Hindu agar senantiasa membentengi diri dengan ilmu pengetahuan, nilai-nilai dharma, serta kebijaksanaan dalam menjalani kehidupan. Melalui momentum suci ini, diharapkan sradha dan bhakti semakin meningkat serta keseimbangan hidup tetap terjaga.

Baca Juga:  Utamakan Kesehatan Masyarakat, Pemkab Tabanan Sabet Penghargaan Universal Health Coverage

Pelaksanaan Bhakti Penganyar juga dimeriahkan dengan persembahan seni dan budaya Bali, meliputi Tari Rejang Tridatu, Tari Dadong Rerod, serta tabuhan Sekaa Gong Wanita Kabupaten Tabanan.

Persembahan tersebut menambah semarak sekaligus kekhidmatan suasana, serta menjadi wujud pelestarian seni, adat, dan budaya Bali yang selaras dengan kehidupan spiritual masyarakat.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Tabanan berharap nilai-nilai kebersamaan, persaudaraan, dan sradha bhakti umat semakin kuat.

Baca Juga:  Penipuan Mengatasnamakan Bupati Kembang Terungkap, Masyarakat Diminta Tak Terpancing

Selain sebagai bentuk penghormatan terhadap tradisi keagamaan, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mempererat persatuan serta menjaga keharmonisan hubungan antara manusia dengan Tuhan, sesama manusia, dan alam lingkungan sesuai ajaran Tri Hita Karana.(den/updatebali)