spot_img
spot_img
BerandaGaya hidupKPI Dorong Media Penyiaran Perbanyak Konten Ramah Anak

KPI Dorong Media Penyiaran Perbanyak Konten Ramah Anak

UPDATEBALI.com, Jakarta  – Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) mendorong media penyiaran baik publik maupun swasta untuk memperbanyak konten yang ramah bagi anak sehingga dapat meningkatkan kualitas masyarakat Tanah Air.

Dorongan itu berkaca dari masih didominasinya konten stasiun televisi maupun radio yang kurang ramah anak dibandingkan dengan jumlah konten yang ramah untuk anak.

“KPI terus berharap secara keseluruhan program- program TV di Indonesia itu bisa ramah anak. Jika kita melihat dari tahun ke tahun, program yang ramah anak atau dikhususkan bagi anak itu masih sedikit. Hanya beberapa stasiun TV nasional yang concern menyajikan program untuk anak-anak,� ujar Komisioner KPI Pusat Koordinator Bidang Pengawasan Isi Siaran Mimah Susanti di Jakarta, Sabtu (27/11).

Baca Juga:  Tim Weimana Udayana Berhasil Lolos Ke Tahap Final Kontes Mobil Hemat Energi 2021

Peningkatan kuantitas program ramah anak itu diharapkan bisa dibarengi dengan peningkatan kualitas sehingga masyarakat terkhusus anak- anak yang menyaksikan atau pun mendengar konten bisa mendapatkan hiburan sekaligus edukasi.

Mimah menyebutkan di 2021, persentase dan dominasi konten di TV dan radio Indonesia saat ini masih dipegang oleh konten yang kurang ramah anak.

Baca Juga:  Indonesia Jadi tuan Rumah Pertemuan Tingkat tinggi Bahas Disabilitas

Konten yang kini mendominasi TV dan radio di Indonesia dinilai masih banyak yang tidak sejalan dengan pemenuhan kebutuhan perkembangan dan psikologis anak untuk itu konten- konten ramah anak diperlukan.

Kehadiran konten ramah anak juga diharap bisa menjadi solusi untuk industri TV dan radio bisa bersaing dengan platform penyiaran lainnya yang berkembang di era digitalisasi seperti platform streaming Over The Top (OTT).

“Prinsipnya prioritas kita juga untuk mengembangkan industri kreatif TV dan radio sehingga bisa terdorong terus setiap tahunnya memproduksi program khusus anak. Jangan sampai anak- anak tidak tertarik pada konten TV dan radio kita. Jika perlu TV dan radio untuk konten ramah anaknya bisa jadi rujukan bagi media lain,� ujar Mimah.

Baca Juga:  Sejarawan di Hari Pahlawan Ajak Anak Muda tak Lupakan Sejarah Bangsa

Ada pun beberapa syarat konten ramah anak yang layak disiarkan lewat media penyiaran telah memenuhi Pedoman Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3SPS) serta mengandung nilai- nilai yang dianut Indonesia seperti norma kesopanan, budaya, hingga nasionalisme. (ub/ant)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments