Koperasi Merah Putih Diluncurkan, Sekda Buleleng Dorong Koperasi Jadi Tulang Punggung Ekonomi Rakyat

0
310
Sekretaris Daerah Kabupaten Buleleng, Gede Suyasa meresmikan badan hukum Koperasi Merah Putih Desa/Kelurahan di Gedung Wanita Laksmi Graha
Sekretaris Daerah Kabupaten Buleleng, Gede Suyasa meresmikan badan hukum Koperasi Merah Putih Desa/Kelurahan di Gedung Wanita Laksmi Graha. Sumber foto: Humas Kominfosanti Buleleng

UPDATEBALI.com, BULELENG – Dalam momentum peringatan Hari Koperasi ke-78, Sekretaris Daerah Kabupaten Buleleng, Gede Suyasa meresmikan badan hukum Koperasi Merah Putih Desa/Kelurahan di Gedung Wanita Laksmi Graha, Singaraja.

Peluncuran ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat kelembagaan koperasi sebagai fondasi perekonomian rakyat yang modern dan inklusif.

Dalam sambutannya, Sekda Suyasa menegaskan bahwa Hari Koperasi bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi menjadi ruang refleksi untuk menghidupkan kembali semangat kolektif dan kemandirian ekonomi masyarakat. Mengusung tema “Koperasi Maju, Indonesia Adil dan Makmur”, peringatan tahun ini diarahkan sebagai penanda semangat membangun sistem ekonomi berbasis rakyat.

Baca Juga:  Wabup Suiasa Hadiri Karya Ngenteg Linggih di Pura Dadia Dalem Tarukan Pecatu

“Koperasi terbukti mampu menjadi kekuatan ekonomi yang mengakar dan memberi manfaat langsung. Tidak hanya membuka lapangan kerja, tetapi juga menjadi sarana pemerataan ekonomi yang nyata,” ujar Suyasa pada Rabu, 23 Juli 2025.

Ia menambahkan, keberadaan Koperasi Merah Putih bukan sekadar legalitas kelembagaan, melainkan simbol gerakan ekonomi kerakyatan yang menjiwai nilai-nilai Pancasila dan semangat kebangsaan.

Baca Juga:  Mesin Bermasalah, Mobil Keluarga Terbakar di Tengah Jalan

Lebih lanjut, ia berharap agar seluruh koperasi di Buleleng mengedepankan tata kelola yang transparan, berorientasi pada kepentingan anggota, serta mampu menjawab tantangan zaman secara inovatif.

“Di masa depan, koperasi harus menjadi agen perubahan yang menumbuhkan solidaritas, memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat, dan menjadi lokomotif kesejahteraan yang berkelanjutan,” tutupnya.(adv/ub)