UPDATEBALI.com, BADUNG – Ketua Koordinator Kegiatan Kesejahteraan Sosial (K3S) Kabupaten Badung, Rasniathi Adi Arnawa, melakukan kunjungan rumah kepada Kadek Devita Maharani, seorang anak perempuan yang menderita tumor ganas, di Banjar Badung, Desa Gulingan, Kecamatan Mengwi, Sabtu, 21 Februari 2026.
Kunjungan ini merupakan bagian dari program pembinaan dan pemberdayaan masyarakat rentan yang menjadi prioritas K3S Badung.
Tujuannya adalah meningkatkan kualitas hidup penerima manfaat sekaligus memberikan dukungan emosional dan nyata bagi mereka yang menghadapi kondisi sulit.
Program ini juga melibatkan kolaborasi dengan yayasan mitra di bidang kesehatan dan kesejahteraan sosial agar bantuan yang diberikan dapat meringankan beban ekonomi keluarga dan memudahkan perawatan sehari-hari Kadek Devita.
Dalam kesempatan itu, Nyonya Rasniathi memberikan bahan kebutuhan pokok dan dukungan finansial untuk perawatan lanjutan Kadek Devita. Kegiatan ini sekaligus menjadi momen bagi K3S untuk mendengar langsung kebutuhan keluarga dan memastikan program bantuan tepat sasaran.
“Kita berkomitmen untuk terus mengawal kesejahteraan masyarakat yang rentan, terutama anak-anak yang menghadapi tantangan kesehatan berat. Kolaborasi dengan berbagai pihak menjadi kunci agar bantuan dapat lebih komprehensif, termasuk rencana pemberian tangan palsu yang akan dikoordinasikan dengan dinas terkait,” ujar Rasniathi.
Program pembinaan masyarakat rentan ini akan terus berlanjut di berbagai wilayah Kabupaten Badung, dengan fokus pada kelompok anak-anak, lansia, dan keluarga kurang mampu yang menghadapi masalah kesehatan maupun kesulitan ekonomi.
Kunjungan ini turut dihadiri anggota DPRD Badung, I Made Rai Wirata, Camat Mengwi, pengurus TP PKK Kecamatan Mengwi, perwakilan Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Badung, serta perwakilan Forum Badan Pengawas Desa (BPD) se-Kecamatan Mengwi dan Gerakan Badung Peduli.
Kegiatan ini menegaskan peran strategis K3S Badung dalam memberikan perlindungan, dukungan sosial, dan perhatian bagi masyarakat yang paling membutuhkan, sekaligus menguatkan jejaring kolaborasi antarinstansi dan lembaga kemasyarakatan.(den/ub)





