UPDATEBALI.com, BADUNG – Dr. I Wayan Deddy Sumantra, Ketua Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Tanjung Benoa, berbicara di Konferensi Dekade Kelautan 2024 di Barcelona, Spanyol, sebagai perwakilan Komunitas Siaga Tsunami di Indonesia.
Dia memaparkan upaya Kelurahan Tanjung Benoa dalam mengimplementasikan 12 indikator Tsunami Ready yang disusun oleh UNESCO-IOC.
Dalam pidatonya, Deddy Sumantra menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan untuk mewakili komunitas pesisir Indonesia. Dia juga menyoroti kerja keras tim FPRB Tanjung Benoa yang telah berhasil menjadikan Tanjung Benoa sebagai Tsunami Ready Community pertama di Indonesia pada tahun 2021.
“Saya sangat bersyukur dan bangga dipercaya mewakili seluruh komunitas yang ada di Indonesia. Bahkan mewilayahi belahan Negara Samudera Hindia,” kata Deddy Sumantra, Jumat 12 April 2024.
Implementasi indikator Tsunami Ready di Tanjung Benoa menjadi bukti nyata komitmen dalam meminimalisir dampak bencana tsunami di wilayah tersebut. Deddy Sumantra juga mengucapkan terima kasih kepada berbagai pihak yang telah mendukung upaya tersebut, termasuk otoritas lokal, BPBD Kabupaten Badung, dan seluruh tim FPRB Tanjung Benoa.
Dengan partisipasi dalam konferensi ini, harapannya Tanjung Benoa dapat menjadi inspirasi bagi komunitas pesisir lainnya dalam mempersiapkan diri menghadapi ancaman bencana tsunami demi terwujudnya kelautan yang berkelanjutan.(adv/ub)





