UPDATEBALI.com, Jembrana – Bencana alam, angin puting beliung yang terjadi di Desa budeng, Kecamatan Jembrana, Kamis sore (10/3/2022) kemarin, menyebabkan kerusakan sejumlah rumah warga.
Berdasarkan data dari BPBD Jembrana, kerusakan yang terjadi mayoritas adalah atap rumah warga dengan total kerugian mencapai jutaan rupiah.
Kepala pelaksana BPBD Jembrana I Putu Agus Artana Putra mengatakan, kerusakan rumah akibat puting beliung tersebut sebagian besar pada atap dan plafon rumah. Dari bahan genteng, asbes maupun seng yang banyak berterbangan dan berjatuhan. “Sebagian warga sudah membetulkan sendiri atap rumahnya, dibantu warga yang lain” jelasnya. Jumat, (11/3/2022)
Data sementara menurut Artana, warga yang rusak sebanyak 9 unit rumah. Mulai rusak ringan, sedang maupun rusak berat. Total kerugian yang disebabkan oleh angin puting beliung tersebut kurang lebih Rp 5 sampai 10 juta. “Tingkat kerusakannya ringan. Atap rumah tidak semuanya berjatuhan hanya sebagian kecil,” ungkapnya.
Namun demikian pihaknya tetap akan mengupayakan memberikan bantuan kepada korban terdampak. Sehingga perlu dilakukan asesmen terhadap kerusakan dan korban. Sesuatu itu bertujuan untuk melihat tingkat kesehatan secara objektif, serta perekonomian warga yang terdampak.
Pihaknya juga akan melakukan koordinasi dengan pihak Desa Budeng, mengenai tindak lanjut dari bencana yang sudah terjadi. Selain pemerintah kabupaten, pihak pemerimtah desa juga memiliki anggaran untuk penanganan bencana.
Bencana angin puting beliung yang terjadi begitu cepat tersebut membuat warga sekitar panik. Bahkan salah satu bangunan rumah kosong yang berada di tengah tambak ambruk rata dengan tanah. Beruntung hanya menyebabkan kerusakan rumah dan pihak memastikan tidak ada korban jiwa. Seluruh warga juga selamat saat angin puting beliung terjadi. (nal/ub)





