Kemarau di Bangli Membawa Berkah bagi Pembudidaya Ikan Nila

0
259
Kemarau di Bangli Membawa Berkah bagi Pembudidaya Ikan Nila.
Kemarau di Bangli Membawa Berkah bagi Pembudidaya Ikan Nila. Sumber foto : Istimewa

UPDATEBALI.com, BANGLI – Musim kemarau yang melanda saat ini ternyata membawa berkah tersendiri bagi para pembudidaya ikan di Kabupaten Bangli. Dampak positif ini terjadi berkat suhu air yang hangat yang meningkatkan nafsu makan ikan, sehingga mempercepat pertumbuhan ikan nila.

Salah satu pembudidaya ikan nila, I Wayan Pageh Artana, yang berlokasi di Banjar Jehem Kelod, Desa Jehem, Kecamatan Tembuku, Kabupaten Bangli, Bali, mengungkapkan kegembiraannya. Menurutnya, pada musim kemarau saat ini, usaha pendederan ikan nila mengalami peningkatan yang signifikan. Hal ini disebabkan oleh air kolam yang menjadi lebih hangat selama musim kemarau.

Baca Juga:  Lima Rekomendasi Wisata Perbukitan untuk Liburan Natal dan Tahun Baru

“Kondisi air kolam yang lebih hangat ini dapat meningkatkan nafsu makan ikan, sehingga dampaknya adalah pertumbuhan ikan yang lebih cepat,” kata I Wayan Pageh Artana. Ia juga menambahkan bahwa selama musim kemarau, dari empat puluh ribu benih ikan yang ditebar, hasilnya bisa mencapai 70 persen dalam jangka waktu tiga sampai empat bulan. Sebaliknya, saat musim hujan, persentase pertumbuhan ikan biasanya maksimal 50 persen, dan waktu panennya bisa mencapai lima bulan.

Baca Juga:  Jelang Tutup Tahun, Festival Hadrah Digelar di Sirkuit All in One

I Wayan Pageh Artana menjelaskan bahwa ikan nila cenderung rentan terhadap penyakit dan kurang mau makan selama musim dingin. Oleh karena itu, musim kemarau memberikan keuntungan yang nyata bagi pembudidaya ikan seperti dia.

Selain itu, permintaan bibit ikan nila hingga saat ini masih stabil. I Wayan Pageh Artana biasanya menerima pesanan bibit nila dari pembudidaya ikan di Danau Batur. Proses pembesaran ikan hingga siap konsumsi pun berjalan lancar.

Baca Juga:  DWP Unud Lakukan Kunjungan Sosial ke Panti Asuhan Gayatri Widya Mandala Tabanan

Dengan berkah musim kemarau ini, para pembudidaya ikan di Kabupaten Bangli dapat lebih optimis dalam menjalankan usaha mereka. Suhu air yang hangat menjadi sekutu terbaik dalam meningkatkan produktivitas budidaya ikan nila, sehingga diharapkan akan memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi para petani ikan setempat. (put/ub)