Kekerasan pada Anak Jadi Perhatian, DWP Buleleng Perkenalkan Program BESTIE untuk Keluarga

0
46
DWP Kabupaten Buleleng memperkuat peran orang tua dalam mencegah kekerasan terhadap anak melalui sosialisasi dan pengenalan inovasi BESTIE Buleleng yang mendorong edukasi, empati, serta kepedulian antar teman sebaya.
DWP Kabupaten Buleleng memperkuat peran orang tua dalam mencegah kekerasan terhadap anak melalui sosialisasi dan pengenalan inovasi BESTIE Buleleng yang mendorong edukasi, empati, serta kepedulian antar teman sebaya. Sumber foto : Kominfosanti Buleleng/updatebali

UPDATEBALI.com, BULELENG – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Buleleng terus mendorong penguatan peran keluarga dalam melindungi anak dari berbagai bentuk kekerasan.

Upaya ini diwujudkan melalui sosialisasi pencegahan dan penanganan kekerasan terhadap anak serta pengenalan inovasi BESTIE Buleleng (Bersama Edukasi Sebaya, Tumbuhkan Inspirasi dan Empati) dari Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Buleleng.

Kegiatan tersebut berlangsung dalam pertemuan rutin DWP Buleleng di Gedung PLUT Singaraja, Senin, 12 Oktober 2026.

Ketua DWP Kabupaten Buleleng, Ny. Dewi Suyasa, menyampaikan bahwa sosialisasi ini memberikan manfaat bagi para anggota, terutama dalam meningkatkan pemahaman orang tua mengenai upaya melindungi anak di lingkungan keluarga.

Baca Juga:  Hadiri Karya Atma Wedana di Padangsambian, Wali Kota Denpasar Apresiasi Gotong Royong Krama

Menurutnya, orang tua perlu membangun komunikasi terbuka dengan anak, mengenali berbagai bentuk kekerasan, serta memberikan pemahaman agar anak mampu melindungi diri dari situasi yang membahayakan.

“Melalui sosialisasi ini, kami berharap ibu-ibu anggota DWP semakin mampu mendampingi dan mengawasi anak-anaknya, sekaligus membangun komunikasi yang baik agar anak memahami bentuk-bentuk kekerasan dan dapat mengantisipasinya,” ujarnya.

Dewi Suyasa juga berharap sosialisasi serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan di masing-masing instansi, sekolah, dan unsur DWP perangkat daerah. Dengan demikian, informasi mengenai pencegahan kekerasan terhadap anak dan inovasi BESTIE Buleleng dapat menjangkau lebih banyak kalangan, baik anggota DWP maupun masyarakat umum.

Baca Juga:  Berkas Pencabulan Bocah 7 Tahun Segera Dilimpahkan

Sementara itu, Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Dinsos P3A Kabupaten Buleleng, Putu Agustini, selaku narasumber, menjelaskan berbagai bentuk kekerasan terhadap anak, mulai dari kekerasan fisik, emosional, seksual, penelantaran, hingga eksploitasi.

Ia juga menekankan pentingnya pencegahan melalui edukasi sejak dini, komunikasi yang baik antara anak dan orang tua, serta keterlibatan satuan pendidikan dalam menciptakan lingkungan yang aman bagi anak.

Pada kesempatan tersebut, diperkenalkan pula inovasi BESTIE Buleleng, yaitu upaya pencegahan kekerasan terhadap anak dengan mendorong remaja untuk menumbuhkan empati dan menjadi tutor bagi teman sebaya. Program ini dilaksanakan melalui tiga langkah, yakni tutor sebaya, layanan WhatsApp, serta sinergi dengan lembaga terkait.

Baca Juga:  Berbagi Kasih, DWP Buleleng Salurkan Paket Sembako untuk Warga dan Anak Panti

Masyarakat yang membutuhkan informasi atau layanan terkait pencegahan kekerasan terhadap anak dapat menghubungi layanan WhatsApp BESTIE Buleleng di nomor 0821-312-5468.

Melalui kegiatan ini, DWP Kabupaten Buleleng diharapkan semakin aktif dalam membangun keluarga yang peduli, meningkatkan kewaspadaan terhadap kekerasan, serta menciptakan lingkungan yang aman dan ramah bagi tumbuh kembang anak.(adv/updatebali)