Kecelakaan Maut di Jalur Singaraja – Gilimanuk, Dua Remaja Meninggal Dunia

0
163
Proses olah TKP lakalantas maut yang menewaskan dua remaja di Jalur Singaraja - Gilimanuk.
Proses olah TKP lakalantas maut yang menewaskan dua remaja di Jalur Singaraja - Gilimanuk. Sumber foto: dna/ub

UPDATEBALI.com, BULELENG – Kecelakaan maut terjadi di jalur utama Singaraja–Gilimanuk. Dua pengendara sepeda motor dilaporkan meninggal dunia setelah terlibat tabrakan adu jangkrik tepatnya di KM 61.000, di Banjar Dinas Tegal Sari, Desa Sumberkima, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, Sabtu 28 Maret 2026 sekitar pukul 23.20 Wita.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun kecelakaan melibatkan dua sepeda motor, yakni Yamaha NMAX DK-4325-UCA yang dikendarai Putu AK (28) asal Desa Penyabangan dan Yamaha Jupiter MX yang dikendarai I Kadek DMAS (17) pelajar asal Desa Sumberkima, yang saat itu berboncengan dengan Wayan AM (16) tidak sekolah asal Desa Pejarakan.

Baca Juga:  Diduga Konsleting, Gudang Isi Granit Terbakar di Desa Kaliasem

Kasi Humas Polres Buleleng, IPTU Yohana Rosalin Diaz, atas seizin Kapolres Buleleng AKBP Ruzi Gusman, S.I.K., M.Si., M.T., M.Sc. menjelaskan bahwa kecelakaan diduga kuat dipicu karena menyalip kendaraan lain.

“Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara sementara, pengendara Yamaha NMAX yang datang dari arah barat ke timur diduga mengambil haluan terlalu ke kanan saat mendahului kendaraan di depannya, tanpa memperhatikan arus lalu lintas dari arah berlawanan,” Jelasnya, Senin 30 Maret 2026.

Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju sepeda motor Yamaha Jupiter MX. Karena jarak yang sudah terlalu dekat, tabrakan depan lawan depan tidak dapat dihindari.

Baca Juga:  Mainkan Rahim karya Cok Sawitri, Satrio Welang Suarakan Kisah Nagari

Akibat benturan keras tersebut, kedua pengendara mengalami luka berat. Putu AK mengalami cedera kepala berat dan sempat mendapatkan penanganan di Puskesmas Gerokgak II sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 01.08 Wita.

Sementara itu, I Kadek DMAS juga mengalami cedera kepala berat disertai patah tulang leher dan dinyatakan meninggal dunia, sekitar pukul 00.50 Wita.

Penumpang Yamaha Jupiter MX, Wayan AM, mengalami patah tulang pada kaki kanan. Korban sempat dirawat di Puskesmas Gerokgak II sebelum dirujuk ke RSUD Singaraja untuk penanganan lebih lanjut.

Baca Juga:  Diduga Tergelincir Saat Salip Truk, Pengendara Motor Tewas di Selemadeg

Ironisnya, ketiga korban diketahui tidak menggunakan helm saat kejadian yang memperparah kondisi korban saat mengalami kecelakaan.

“Faktor keselamatan menjadi perhatian serius dalam kasus ini. Kami turut berduka cita dan mengimbau masyarakat, khususnya pengendara roda dua, untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas, menggunakan helm, serta tidak melakukan manuver berbahaya seperti mendahului tanpa perhitungan,” Terang IPTU Yohana.

Kasus kecelakaan lalu lintas ini kini ditangani oleh Unit Laka Lantas Polsek Gerokgak Polres Buleleng untuk penyelidikan lebih lanjut.(Dna/ub)