spot_img
spot_img
BerandaBaliKampung Berseri Astra Les, Model Sinergi Ekonomi dan Pelestarian Tradisi di Bali...

Kampung Berseri Astra Les, Model Sinergi Ekonomi dan Pelestarian Tradisi di Bali Utara

UPDATEBALI.com, BULELENG – Di Kabupaten Buleleng, program Kampung Berseri Astra Les menghadirkan model kolaborasi antara perusahaan dan komunitas lokal berbasis kearifan tradisi.

Dengan dukungan dari Astra, desa yang terdiri dari perbukitan hijau hingga garis pantai ini memperkuat ekonomi lokal tanpa melupakan akar budaya.

“Saat kemajuan ekonomi berjalan, budaya dan alam pun harus tetap lestari. Kolaborasi ini bukan sekadar penciptaan nilai ekonomi, tapi fondasi keberlanjutan jangka panjang,” kata Djony Bunarto Tjondro, Presiden Direktur Astra.

Baca Juga:  TP PKK Bali Perkuat UMKM Buleleng Lewat Program Berbelanja dan Berbagi, Dorong Ekonomi Lokal Tumbuh

Kampung Berseri Astra Les dikenal dengan produksi garam palungan, proses tradisional dimana air laut disaring secara alami melalui daun lontar, pasir, dan kerikil sebelum dituangkan ke batang kelapa untuk dikristalkan di bawah sinar matahari. Setiap musim kemarau, panen mencapai hingga 2–3 ton, tergantung cuaca dan lahan. Produksi ini kini dipasarkan lewat BUMDes Giri Segara hingga Pulau Jawa dan Batam.

“Gunung memberi, laut menerima. Kami bekerja bersama alam, bukan melawannya,” ujar tokoh penggerak desa, Nyoman Nadiana pada Rabu, 12 November 2025.

Baca Juga:  12 Desa Kecamatan Sebulu Kutai Kartanegara tertarik Aplikasi Smart Desa

Sejak tahun 2018, Astra memfasilitasi lebih dari 10 pelatihan wirausaha, mulai dari branding produk lokal, pengemasan, digital marketing, hingga pengelolaan homestay wisata. Di desa ini terdapat jalur trekking menuju Air Terjun Les setinggi hampir 30 meter serta lebih dari 20 homestay yang dikelola warga; kombinasi budaya, wisata alam, dan produksi lokal.

Prestasi pun datang: Kampung Berseri Astra Les meraih penghargaan Juara Umum Desa Wisata Terbaik di ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2024, membuktikan bahwa desa kecil bisa menjadi contoh nyata pariwisata berkelanjutan berbasis masyarakat.

Baca Juga:  Astra Dorong Tenun Ikat Sumba Naik Kelas, Perempuan Jadi Penggerak Utama Ekonomi Desa

Astra, dengan lebih dari 190.000 karyawan dan 302 entitas, menjadikan program ini bagian dari pilar sosialnya, kesehatan, pendidikan, lingkungan, dan kewirausahaan, demi mewujudkan masyarakat inklusif dan sejahtera.

“Semangat kami adalah sejahtera bersama bangsa,” tutup Djony, yang kepemimpinannya telah banyak diulas media nasional.(den/ub)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments