spot_img
spot_img
BerandaBaliK-MBSS dan RS Prof. Ngoerah Berkolaborasi Adakan Lokakarya Hands-On Estetika

K-MBSS dan RS Prof. Ngoerah Berkolaborasi Adakan Lokakarya Hands-On Estetika

UPDATEBALI.comDENPASARKorea Medical Business Smart Solution (K-MBSS), sebuah platform bisnis medis global, telah melaksanakan workshop Hands-On Estetika untuk staf medis yang bekerja sama dengan Rumah Sakit Ngoerah, sebuah rumah sakit umum di Indonesia.

Kim Joon-Hwan, CEO platform K-MBSS, menyatakan K-MBSS dikenal sebagai platform yang memanfaatkan teknologi, pengetahuan, dan produk medis unggulan Korea untuk menciptakan bisnis medis bagi staf medis, institusi alat kesehatan, dan perusahaan di luar negeri.

Baca Juga:  Giliran Rumah Warga Perean 'Dibedah'

“Hands-On Workshop pada tanggal 4 Mei akan menjadi kesempatan bagi para dokter Indonesia untuk merasakan langsung teknologi medis unggulan Korea melalui prosedur dan lektur yang sebenarnya,” jelasnya.

Kim Joon-Hwan juga menyebutkan, workshop yang diadakan pada tanggal 4 Mei 2024 memperkenalkan metode perawatan garis glabellar, lipatan nasolabial, dan garis marionette menggunakan Filler, Botox, Threadlift, dan PRP (Platelet Rich Plasma).

Kim Joon-Hwan juga menambahkan bahwa pertemuan berupa workshop tersebut akan terus diadakan demi menciptakan sumber daya manusia yang unggul kedepannya.

Baca Juga:  Bupati Tabanan Resmikan Gedung Poli Spesialis dan Rawat Inap RSU Wisma Prasanthi

Sementara itu, Direktur Utama RSUD Prof. Ngoerah, I Wayan Sudana juga menjelaskan bahwa dengan teknologi dari Korea Selatan, sumber daya manusia RSUD Prof. Ngoerah dapat meningkatkan pengetahuannya dalam bidang layanan wellness dan aesthetic.

“Para sumber daya manusia, mulai dari dokter hingga perawat, akan menjalani pelatihan di Korea Selatan selama periode 2 minggu, 1 bulan, hingga 3 bulan,” jelasnya.

Baca Juga:  Hari Ketiga BaliSpirit Festival 2026, Pesan Kemanusiaan dan Spiritualitas Menguat

Selain itu, workshop langsung yang melibatkan staf medis Korea dan Indonesia ini tidak hanya dilakukan satu kali ini saja, namun akan diadakan setiap bulan pada paruh kedua tahun 2024 untuk memberikan kesempatan nyata bagi para dokter dari kedua negara untuk berbagi pengetahuan medis dan teknologi, serta untuk memungkinkan teknologi dan produk medis Korea memasuki pasar.(den/ub)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments