spot_img
spot_img
BerandaBaliBadungDisco Night Party Tutup Tahun 2025, Grand Istana Rama Tegaskan Bali Masih...

Disco Night Party Tutup Tahun 2025, Grand Istana Rama Tegaskan Bali Masih Jadi Magnet Wisata

UPDATEBALI.com, BADUNG – Menyambut pergantian tahun 2025 ke 2026, Grand Istana Rama bersama 69 Bar & Resto menggelar Disco Night Party yang meliputi cocktail party hingga gala dinner pada Rabu malam, 31 Desember 2025.

Acara ini menjanjikan kemeriahan yang lebih intens untuk semua segmentasi usia dengan menghadirkan Live Band, DJ, Tari Bali, Modern Dance, Fire Dance, hingga penampilan spesial Drag Queen.

Acara ini menjadi bagian dari perayaan akhir tahun yang dikemas secara sederhana namun tetap sarat makna kebersamaan.

General Manager Grand Istana Rama Ketut Darmayasa menyampaikan rasa syukur atas kondisi pariwisata Bali yang tetap bergeliat di tengah berbagai isu yang berkembang. Ia menegaskan bahwa kekhawatiran sejumlah pihak terkait potensi sepinya kunjungan wisatawan pada periode akhir tahun tidak terbukti.

Baca Juga:  Tim PIS Masih Berjibaku Padamkan Api pada Kapal MT Kristin 

“Banyak yang memprediksi Bali akan sepi, namun kenyataannya tidak demikian. Bali tetap menjadi magnet pariwisata dunia. Tingkat okupansi hotel kami bahkan berada di kisaran hampir 90 persen,” ujarnya.

Ia menambahkan, capaian tersebut sejalan dengan kondisi rata-rata hotel di berbagai destinasi dunia, sehingga menjadi alasan kuat untuk terus optimistis terhadap keberlanjutan pariwisata Bali. Menurutnya, tingginya minat kunjungan wisatawan menunjukkan bahwa Bali masih menjadi tujuan favorit, baik wisatawan domestik maupun mancanegara.

Dalam kesempatan itu, Darmayasa juga mengajak seluruh pemangku kepentingan pariwisata untuk bersama-sama menjaga kondusivitas Bali. Sinergi antara akademisi, komunitas, pemerintah, dan media dinilai penting agar berbagai persoalan yang ada dapat segera diselesaikan dan kepercayaan wisatawan tetap terjaga.

Baca Juga:  Tandatangani Kesepakatan Dengan UNICEF, Wagub Cok Ace Komit Imunisasi Dilaksanakan Lebih Masif dengan Libatkan Kekuatan Sosial Budaya Masyarakat

Terkait penyelenggaraan acara malam tahun baru, General Manager menegaskan bahwa konsep sederhana yang diusung tidak berdampak pada tingkat okupansi hotel. Kapasitas 69 Bar & Resto yang terbatas, yakni sekitar 300 kursi, bahkan telah penuh sejak sehari sebelumnya.

“Kami tidak lagi mencari tambahan tamu karena kapasitas restoran sudah penuh. Tamu yang datang kami alokasikan ke area lain atau memilih merayakan di tempat berbeda,” jelasnya.

Untuk paket makan malam malam tahun baru, pihak hotel menawarkan harga Rp 1.650.000 per orang, yang disebut telah terjual habis sebelum malam pergantian tahun.

Baca Juga:  Bupati Sanjaya: TMMD Terbukti Mampu Percepat Pembangunan Daerah di Kabupaten Tabanan

Meski sesi makan malam berakhir pukul sepuluh malam, kemeriahan tidak berhenti di sana. Hiburan malam tetap berlanjut hingga pukul 00.00 WITA, di mana tamu masih bisa bersantai memesan bir dan aneka minuman sembari menikmati suasana malam Kuta.

Melalui perayaan sederhana ini, Grand Istana Rama dan 69 Bar & Resto berharap momentum pergantian tahun dapat menjadi awal yang baik bagi pariwisata Bali, dengan kunjungan wisatawan yang terus stabil dan cenderung meningkat sepanjang tahun 2026.(den/ub)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments