Jangan Terkecoh! Pemprov Bali Pastikan Undian HUT RI Berkedok Video Putri Koster adalah Hoaks

0
301
Pemerintah Provinsi Bali memastikan video Ny. Putri Suastini Koster yang mengumumkan undian HUT RI ke-81 BPD Bali adalah hoaks hasil rekayasa AI dan meminta masyarakat waspada terhadap tautan yang beredar.
Pemerintah Provinsi Bali memastikan video Ny. Putri Suastini Koster yang mengumumkan undian HUT RI ke-81 BPD Bali adalah hoaks hasil rekayasa AI dan meminta masyarakat waspada terhadap tautan yang beredar. Sumber foto : Humas Pemprov Bali

UPDATEBALI.com, DENPASAR – Pemerintah Provinsi Bali mengimbau masyarakat agar waspada terhadap beredarnya video di media sosial Facebook yang menampilkan Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ny. Putri Suastini Koster, seolah-olah mengumumkan program undian berhadiah dalam rangka HUT ke-81 Republik Indonesia dari Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali.

Pemerintah memastikan informasi yang beredar tersebut merupakan hoaks dan tidak berasal dari Pemerintah Provinsi Bali maupun BPD Bali.

Dalam video tersebut, sosok Ny. Putri Suastini Koster tampak mengajak masyarakat mengikuti program undian dengan total hadiah mencapai Rp2 miliar. Unggahan itu juga menyertakan tautan pendaftaran gratis yang mengarahkan masyarakat untuk mengikuti program yang diklaim sebagai bagian dari peringatan HUT RI.

Baca Juga:  Perjuangan Panjang Melawan Predator Seksual di Lingkungan Kampus

Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali, Ida Bagus Surja Manuaba, menegaskan bahwa isi video tersebut tidak benar dan merupakan hasil manipulasi menggunakan teknologi kecerdasan buatan.

“Setelah kami lakukan analisis, video tersebut merupakan hasil manipulasi menggunakan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) yang dibuat oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Informasi yang disampaikan dalam video tersebut tidak benar,” ujar Surja Manuaba di Denpasar, Minggu, 2 Agustus 2026.

Baca Juga:  Bahas Hukum Adat, Program Studi Doktor Ilmu Hukum FH Unud Gelar Seminar Nasional

Ia menegaskan, Pemerintah Provinsi Bali maupun BPD Bali tidak pernah mengeluarkan pengumuman ataupun menyelenggarakan program undian sebagaimana yang diklaim dalam video tersebut.

Karena itu, masyarakat diminta tidak mudah mempercayai informasi yang beredar di media sosial tanpa melakukan pengecekan terlebih dahulu. Surja juga mengingatkan agar masyarakat tidak mengakses tautan yang disertakan dalam unggahan tersebut karena berpotensi dimanfaatkan untuk aksi penipuan maupun pencurian data pribadi.

Baca Juga:  Dua Rider Asal Bali Ikuti Honda Track Day 2023 ke Mandalika

Menurutnya, masyarakat perlu membiasakan diri melakukan verifikasi informasi melalui kanal resmi Pemerintah Provinsi Bali maupun BPD Bali sebelum mempercayai atau membagikan informasi kepada pihak lain.

Pemprov Bali juga mengajak masyarakat untuk segera melaporkan apabila menemukan konten serupa yang mencatut nama pejabat pemerintah atau instansi tertentu untuk menawarkan hadiah, investasi, maupun promosi yang mencurigakan.

Langkah tersebut dinilai penting sebagai upaya mencegah penyebaran hoaks sekaligus melindungi masyarakat dari berbagai bentuk kejahatan digital yang memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan.(yud/ub)