spot_img
spot_img
BerandaBaliHUT RI Ke-81, Dinkes Buleleng Ajak Warga Cek Kesehatan Gratis dan Waspadai...

HUT RI Ke-81, Dinkes Buleleng Ajak Warga Cek Kesehatan Gratis dan Waspadai Kanker Serviks

UPDATEBALI.com, BULELENG – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Buleleng memanfaatkan momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pencegahan penyakit.

Melalui kegiatan yang dipusatkan di Fakultas Kedokteran Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Singaraja, Jumat, 7 Agustus 2026, masyarakat akan mendapatkan layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG), edukasi vaksin Human Papillomavirus (HPV), hingga pemeriksaan deteksi dini kanker serviks.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng, dr. Sucipto, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat layanan promotif dan preventif agar masyarakat lebih peduli terhadap kondisi kesehatannya.

“Dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI, kami ingin menghadirkan pelayanan kesehatan yang manfaatnya bisa langsung dirasakan masyarakat. Selain memberikan Cek Kesehatan Gratis, kami juga memperkuat edukasi mengenai vaksin HPV dan pentingnya deteksi dini kanker serviks agar masyarakat semakin memahami bahwa pencegahan jauh lebih baik daripada pengobatan,” ujar dr. Sucipto saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu, 5 Agustus 2026.

Baca Juga:  Hari Pertama Jalankan Tugas, Kapolres Buleleng Jadi Pimpinan Apel

Ia menjelaskan, kanker serviks masih menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi pada perempuan di Indonesia. Penyakit tersebut umumnya disebabkan oleh infeksi Human Papillomavirus (HPV), sehingga edukasi mengenai vaksinasi dan pemeriksaan dini perlu terus ditingkatkan.

Menurutnya, deteksi sejak tahap awal memberikan peluang yang lebih besar terhadap keberhasilan penanganan penyakit.

“Semakin dini penyakit diketahui, semakin cepat penanganan dapat dilakukan. Karena itu kami mengajak masyarakat tidak takut melakukan pemeriksaan sebagai bentuk perlindungan terhadap kesehatan diri sendiri,” pintanya.

Selain meningkatkan kesadaran terhadap kanker serviks, Dinkes Buleleng juga menargetkan peningkatan cakupan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG). Saat ini, realisasi program tersebut di Kabupaten Buleleng baru mencapai sekitar 46 persen.

Dengan jumlah penduduk yang mencapai lebih dari 830 ribu jiwa, program CKG dinilai penting sebagai langkah awal mendeteksi berbagai penyakit tidak menular seperti hipertensi, diabetes melitus, maupun faktor risiko kesehatan lainnya.

Baca Juga:  Bupati Badung Tutup Turnamen Bola Voli Porgema Cup I 2025, Dukung Pengembangan Atlet Muda

Untuk mendukung pelaksanaan kegiatan, Dinkes Buleleng melibatkan Puskesmas Buleleng I, Buleleng II, Buleleng III, Sukasada I, serta sejumlah puskesmas lainnya apabila jumlah peserta melebihi target.

“Kami menargetkan sedikitnya 500 peserta mengikuti Cek Kesehatan Gratis pada kegiatan ini. Siapa pun masyarakat yang ingin memeriksakan kesehatannya kami persilakan datang,” jelasnya.

Di sisi lain, Dinkes Buleleng juga terus memperluas pelaksanaan vaksinasi HPV yang kini menjadi bagian dari Program Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS). Jika sebelumnya vaksin diberikan kepada anak perempuan, kini sasaran imunisasi juga mencakup anak laki-laki sesuai kebijakan pemerintah.

Pelaksanaan vaksinasi dilakukan di sekolah-sekolah selama periode Juli hingga Agustus 2026.

Baca Juga:  Dinsos Badung Tegaskan Tak Pernah Lakukan Pengumpulan Dana, Tindaklanjuti Kotak Amal Ilegal di Medsos

“Kami berharap dukungan penuh dari para orang tua agar tidak ragu memberikan izin kepada anaknya mengikuti vaksinasi HPV. Vaksin ini merupakan langkah efektif untuk mencegah penyakit akibat infeksi HPV dan melindungi generasi muda di masa depan,” tegasnya.

Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng mengajak masyarakat memanfaatkan layanan kesehatan gratis tersebut sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan sejak dini. Pemeriksaan akan dilaksanakan pada Jumat, 7 Agustus 2026, di Fakultas Kedokteran Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Singaraja, dan terbuka untuk masyarakat umum tanpa dipungut biaya.

Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan semakin sadar bahwa pemeriksaan kesehatan secara berkala merupakan langkah penting untuk mencegah munculnya penyakit yang lebih serius.

‘Mari berbondong-bondong datang dan manfaatkan layanan ini. Jangan menunggu sakit untuk memeriksakan kesehatan, karena hidup sehat dimulai dari langkah pencegahan hari ini,”tutupnya.(adv/ub)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments