Honda Dream Ride Project 2025 Hantarkan Karya Modifikator Indonesia ke Ajang Mooneyes Jepang

0
292
Salah satu karya modifikator muda dari ajang Honda Dream Ride Project 2025 dipastikan melangkah ke Mooneyes Yokohama Hot Rod Custom Show 2025.
Salah satu karya modifikator muda dari ajang Honda Dream Ride Project 2025 dipastikan melangkah ke Mooneyes Yokohama Hot Rod Custom Show 2025. Sumber foto: Astra Motor Bali

UPDATEBALI.com, JAKARTA  — Dunia modifikasi Indonesia kembali mencatat prestasi membanggakan. Salah satu karya modifikator muda Tanah Air yang lahir dari ajang Honda Dream Ride Project (HDRP) 2025 dipastikan melangkah ke kancah internasional Mooneyes Yokohama Hot Rod Custom Show 2025 di Jepang, setelah terpilih melalui seleksi di Kustomfest Yogyakarta, 4–5 Oktober 2025.

Karya yang mengusung Honda Stylo160 ini merupakan hasil kolaborasi antara tiga pemenang nasional Honda Modif Contest (HMC) 2024 dan para mentor modifikasi ternama. Dari ketiganya, Vulla Hendrata berhasil memikat juri internasional dengan karyanya berkonsep Neo Boardtracker, yang memadukan gaya futuristik dan sentuhan retro elegan.

“Saya tidak menyangka hasil kerja keras selama empat bulan akan membawa saya sejauh ini,” ujar Vulla Hendrata penuh haru.

Baca Juga:  Honda Stylo Vietnam Style Karya Brian Minandi Raih Dua Gelar di HMC 2025 Bali

“Prosesnya tidak mudah, tapi saya ingin menunjukkan bahwa karya anak Indonesia bisa bersaing di level dunia,” ungkapnya pada Selasa, 7 Oktober 2025.

Proyek yang diberi nama ‘Arjuno’ ini melibatkan penyesuaian menyeluruh pada bagian lampu, rangka, dan bodi untuk mempertegas sisi modern dari konsep Neo Boardtracker. Desain tersebut dinilai langsung oleh tiga juri internasional: Kaichiro Kurosu (Cherry’s Company), Masayuki Sugihara (Luck MC), dan Yuichi Yoshizawa (Custom Works Zon).

Perwakilan Mooneyes Jepang, Yano Sunny, yang turut hadir di Kustomfest mengaku kagum dengan kualitas karya para peserta HDRP.

“Tiga motor dari HDRP memiliki karakter unik. Namun karya Vulla benar-benar menonjol karena berani tampil beda dan dieksekusi dengan sangat detail,” ujarnya.

Baca Juga:  AHM Ajak Modifikator Unjuk Gigi di HMC 2023

Sementara itu, General Manager Marketing Planning and Analysis PT Astra Honda Motor (AHM), Andy Wijaya, menilai keberhasilan ini merupakan wujud nyata dari semangat kolaborasi antara kreator lokal dan industri otomotif nasional.

“Honda Dream Ride Project menjadi wadah bagi talenta muda untuk mengembangkan ide modifikasi yang berkarakter. Pengakuan dari ajang Mooneyes menjadi bukti bahwa karya anak bangsa mampu mendapat tempat di mata dunia,” ungkap Andy.

Proyek HDRP sendiri telah berlangsung sejak Juni 2025, memberi kesempatan bagi para finalis untuk belajar langsung dari para mentor profesional seperti Lulut Wahyudi (Retro Classic Cycles), Ajus Mulyawarman (AMS Garage), Kengo Kimura (Heiwa MC), dan Yayack Lekha (Queenlekha Choppers).

Baca Juga:  Inilah Pemenang HMC 2025 Bali, Modifikator Muda Bali Buktikan Kreativitas Tanpa Batas

Selain Vulla, dua peserta HDRP lainnya juga menampilkan karya yang tak kalah menarik. Yusa Firdaus dari 902 Garage mengusung konsep low rider dengan bodi kekar dan suspensi custom, sedangkan Lutvia Fasichin dari TCM menghadirkan gaya streamliner dengan sejumlah komponen handmade yang dikerjakan selama lebih dari tiga bulan.

Ajang ini tidak hanya menonjolkan estetika, tetapi juga menekankan aspek keamanan, kenyamanan, dan ketepatan teknis, sehingga menghasilkan karya modifikasi yang tidak sekadar indah dilihat, namun juga layak dikendarai.

Dengan terpilihnya Vulla Hendrata untuk tampil di Mooneyes Jepang pada 7 Desember 2025, Indonesia kembali menunjukkan kapasitasnya sebagai salah satu pusat kreativitas modifikasi roda dua di Asia.(den/ub)