Hadiri Rakor Inflasi 2025, Wabup Badung Dorong Sinergi Kendalikan Harga dan Kemiskinan

0
93
Wabup Bagus Alit Sucipta saat mengikuti Rakor Pengendalian Inflasi Tahun 2025 secara daring di Ruang Nayaka Gosana I, Puspem Badung, Senin (8/9).
Wabup Bagus Alit Sucipta saat mengikuti Rakor Pengendalian Inflasi Tahun 2025 secara daring di Ruang Nayaka Gosana I, Puspem Badung, Senin (8/9). Sumber foto : Humas Badung

UPDATEBALI.com, BADUNG – Wakil Bupati Badung, Bagus Alit Sucipta, mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Tahun 2025 secara daring dari Ruang Nayaka Gosana I, Puspem Badung, Senin, 8 September 2025.

Rakor tersebut dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, yang menekankan pentingnya langkah konkret daerah dalam menjaga stabilitas harga sekaligus mempercepat penanggulangan kemiskinan.

Dalam arahannya, Mendagri Tito meminta kepala daerah untuk memastikan program yang pro-rakyat terus berjalan dan mampu memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga:  Wabup Suiasa Hadiri Serah Terima Jabatan Kepala Kejaksaan Negeri Badung

“Pengendalian situasi, menjaga keamanan serta ketertiban di daerah masing-masing, dan mengoptimalkan pelaksanaan pengentasan kemiskinan adalah kunci. Dengan demikian, kita dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mencapai target penurunan kemiskinan sebesar 0,86% per tahun,” tegasnya.

Senada dengan itu, Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat RI, H. Abdul Muhaimin Iskandar, menambahkan bahwa target nasional pengentasan kemiskinan dipatok hingga mencapai 5% pada tahun 2029.

Baca Juga:  KADIN Diminta Kawal Pembangunan Bali, Gubernur Koster Tekankan Dukungan Pusat untuk Infrastruktur

Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, serta seluruh pemangku kepentingan.

“Garis kemiskinan yang naik sejalan dengan garis inflasi, sehingga pengendalian inflasi di daerah menjadi sangat penting. Pengentasan kemiskinan merupakan tanggung jawab bersama sesuai PP Nomor 2 Tahun 2018. Keberhasilan penanggulangan kemiskinan berada di tangan kita semua,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa keberhasilan menurunkan angka kemiskinan harus berdampak langsung pada masyarakat.

Baca Juga:  Bupati Tamba Serahkan Dana Talangan Gabah Petani

“Fokus kami adalah memastikan seluruh masyarakat, baik di wilayah perkotaan maupun pedesaan, benar-benar merasakan manfaat pembangunan, sehingga kualitas hidup dan kesejahteraan mereka terus meningkat,” pungkasnya.

Melalui rakor ini, Pemerintah Kabupaten Badung diharapkan semakin sigap dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok sekaligus memperkuat program sosial yang menyentuh langsung masyarakat, guna mendukung terwujudnya kesejahteraan bersama.(den/ub)