spot_img
spot_img
BerandaBaliGubernur Koster Dorong Kader Posyandu Aktif Data Warga Miskin dan Rumah Tak...

Gubernur Koster Dorong Kader Posyandu Aktif Data Warga Miskin dan Rumah Tak Layak Huni

UPDATEBALI.com, DENPASAR – Posyandu kini tidak lagi terbatas pada layanan kesehatan semata. Setelah terbitnya Permendagri Nomor 13 Tahun 2024, Posyandu bertransformasi menjadi pusat layanan masyarakat dengan cakupan 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM), meliputi bidang kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, sosial, serta ketenteraman dan ketertiban umum termasuk perlindungan masyarakat (Trantibum Linmas).

Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan bahwa perubahan fungsi ini membawa tanggung jawab baru bagi kader Posyandu. Salah satunya adalah melakukan pendataan akurat warga miskin, termasuk mereka yang tinggal di rumah tidak layak huni.

Baca Juga:  Antisipasi Gangguan Kamtibmas, Desa Dauh Puri Kaja Gelar Pendataan dan Penertiban Penduduk Non Permanen

“Data yang tepat akan sangat membantu pemerintah mengambil langkah cepat dalam menangani kemiskinan maupun stunting. Karena itu, saya minta kader Posyandu di desa dan banjar betul-betul terjun langsung mencatat kondisi nyata di lapangan,” ujar Koster saat membuka Temu Kader Posyandu se-Bali 2025 di Panggung Terbuka Ardha Candra, Art Center Denpasar, Jumat 26 September 2025.

Baca Juga:  Dua Raperda Gubernur Bali Dibahas, DPRD Tekankan Transparansi dan Budaya

Menurutnya, sinergi antara Posyandu, perangkat desa, dan dinas terkait merupakan kunci dalam mempercepat realisasi program pemerintah. Untuk mendukung hal tersebut, Pemprov Bali tengah menyiapkan aplikasi Posyandu 6 SPM yang akan menjadi sistem informasi terpadu.

“Aplikasi ini akan mempercepat proses pendataan, mempermudah koordinasi, dan memastikan layanan benar-benar sampai ke masyarakat yang membutuhkan,” jelasnya.

Langkah ini juga menjadi bagian dari visi besar pembangunan Bali “Nangun Sat Kerthi Loka Bali”, yang menekankan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.

Baca Juga:  Bangun Budaya Mutu, FKH Unud Gelar Rapat Persiapan Evaluasi Internal

Sementara itu, Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali Putri Koster menambahkan, transformasi Posyandu menjadi pusat layanan multi-bidang merupakan tonggak penting.

“Ke depan, Posyandu harus mampu menjadi pusat pelayanan dasar yang terintegrasi, hadir lebih dekat dengan masyarakat, dan memberikan manfaat nyata di desa serta banjar,” ujarnya.

Dengan perluasan peran ini, Posyandu diharapkan semakin relevan dan strategis dalam mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat Bali.(yud/ub)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments