
UPDATEBALI.com, DENPASAR – Pemerintah Kota Denpasar menggelar gerakan serentak pembersihan lingkungan yang melibatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di wilayahnya.
Aksi yang dilaksanakan pada Selasa, 9 September 2025 ini mencakup kegiatan pembersihan fasilitas umum, termasuk penghapusan vandalisme di kawasan yang menjadi tanggung jawab masing-masing OPD.
Di Desa Tegal Harum, aksi bersih-bersih berlangsung meriah meski diguyur hujan. Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I.B. Alit Wiradana, ikut turun langsung bersama perangkat desa dan pegawai untuk membersihkan sekaligus mengecat ulang fasilitas umum yang sebelumnya dipenuhi coretan vandalisme.
“Gerakan serentak ini merupakan bagian dari Gerakan Bali Bersih Sampah yang resmi diluncurkan Pemkot Denpasar pada 16 Mei 2025 lalu. Tujuannya mendorong pengelolaan sampah di tingkat desa adat sekaligus memperkuat regulasi desa tentang kebersihan,” ujar Sekda Alit Wiradana di sela kegiatan.
Menurutnya, menjaga kebersihan lingkungan tidak bisa dilakukan secara sporadis. Dibutuhkan gerakan kolektif dan konsisten, dengan melibatkan masyarakat, perangkat daerah, hingga tokoh adat agar tercipta lingkungan yang sehat, asri, dan berkelanjutan.
“Semangat gotong royong menjadi fondasi penting dalam membangun kesadaran bersama. Melalui pendekatan kewilayahan, kita bisa menjaga fasilitas umum tetap nyaman, bersih, dan layak digunakan oleh masyarakat,” tambahnya.
Aksi serentak ini diharapkan mampu membangkitkan kepedulian warga untuk menjaga lingkungan sekitar, sekaligus memperkuat komitmen Denpasar dalam menciptakan kota yang bersih, hijau, dan berdaya saing.(per/ub)


