spot_img
spot_img
BerandaBaliBadungPohon Kelapa Jadi Simbol Ekonomi dan Budaya, Wabup Badung Dukung Penanaman Serentak

Pohon Kelapa Jadi Simbol Ekonomi dan Budaya, Wabup Badung Dukung Penanaman Serentak

UPDATEBALI.com, BADUNG Wakil Bupati Badung, Bagus Alit Sucipta, menghadiri acara Peresmian Ketahanan Pangan Nusakambangan dan Penanaman Pohon Kelapa Serentak di seluruh Indonesia yang digelar, Selasa, 9 September 2025, di Aula Kantor Perbekel Sobangan, Mengwi.

Kegiatan ini juga berlangsung secara virtual serentak di seluruh Indonesia dan dipimpin langsung oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) RI, Agus Andrianto.

Dalam kesempatan tersebut, Wabup Bagus Alit secara simbolis menyerahkan 1.000 bibit pohon kelapa kepada Kelian Subak dan Kelian Subak Abian se-Desa Sobangan.

Menteri Imipas RI, Agus Andrianto, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari Program Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia.

Baca Juga:  Sekda Adi Arnawa Hadiri HUT ke 43 Perumda Pasar dan Pangan Mangu Giri Sedana

Ia menyebut, selain peresmian Balai Latihan Kerja (BLK) Lembaga Pemasyarakatan (LP) Nusakambangan, penanaman 360.000 bibit pohon kelapa serentak menjadi wujud nyata dukungan terhadap ketahanan pangan nasional.

“Kementerian Imipas dibantu beberapa kementerian dan lembaga untuk mendukung pembinaan warga binaan sekaligus mewujudkan kedaulatan pangan. Semoga kolaborasi ini terus berjalan demi keberhasilan program Asta Cita Presiden,” ujar Agus Andrianto.

Sementara itu, Wabup Bagus Alit menyampaikan apresiasi atas program nasional ini. Menurutnya, penyerahan bibit kelapa memiliki nilai penting, baik dari sisi ketahanan pangan maupun pemanfaatan sehari-hari masyarakat.

Baca Juga:  Ketua TP PKK Badung Panen Melon Hidroponik, Perempuan Didorong Kembangkan Ekonomi Keluarga

“Saya mewakili Bupati Badung serta masyarakat mengucapkan terima kasih kepada Bapak Menteri Imipas RI. Pohon kelapa sangat bermanfaat, terutama bagi masyarakat Hindu di Bali. Dari buah, daun hingga batangnya memiliki peran penting, baik untuk kebutuhan upacara maupun kerajinan,” ucapnya.

Senada, Kepala Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Denpasar, Gede Dudy Duwita, menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan dukungan konkret Kementerian Imipas RI dalam mengimplementasikan Asta Cita Presiden, khususnya mendorong kemandirian bangsa melalui swasembada pangan, energi, air, ekonomi kreatif, ekonomi hijau, hingga ekonomi biru.

Baca Juga:  Putri Koster Ajak Warga Jembrana Kreatif Olah Pangan Lokal di Lomba Cipta Menu 2025

“Kelapa adalah tanaman serbaguna yang mendukung ketahanan pangan sekaligus berperan dalam pembangunan berkelanjutan. Kegiatan ini juga memperkuat kolaborasi antarinstansi pemerintah dan masyarakat, sehingga kehadiran Rudenim Denpasar juga memberi kontribusi nyata pada pembangunan nasional,” jelasnya.

Acara turut dihadiri Kajari Badung Sutrisno Margi Utomo, perwakilan Kodim 1611 Badung, Kadis Pertanian Badung I Wayan Wijana, Camat Mengwi I Nyoman Suhartana, Perbekel Sobangan I Ketut Tirtayasa, serta Bendesa Adat Sobangan I Made Oka Suarya beserta prajuru desa adat.(den/ub)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments