Generasi Muda Desa Kwanji Berkarya, Wabup Badung Beri Dukungan dan Bantuan Rp 40 Juta

0
186
Wabup Bagus Alit Sucipta membuka Waka Festival ll di Wantilan Pura Dalem Desa Adat Kwanji Mengwi Badung, Sabtu (16/8).
Wabup Bagus Alit Sucipta membuka Waka Festival ll di Wantilan Pura Dalem Desa Adat Kwanji Mengwi Badung, Sabtu (16/8). Sumber foto : Humas Badung

UPDATEBALI.com, BADUNG – Dengan memukul gong, Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta membuka secara resmi Waka Festival II yang digagas oleh STT. Wastra Kwanija, bertempat di Wantilan Pura Dalem Desa Adat Kwanji, Mengwi, Sabtu, 16 Agustus 2025.

Acara ini turut dihadiri Perwakilan Camat Mengwi, Lurah Sempidi, Bendesa Adat Kwanji, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Sempidi, dewan juri, Kelihan Adat, Dinas Kwanji, serta undangan lainnya.

Wakil Bupati Bagus Alit Sucipta menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas terselenggaranya festival ini. Menurutnya, pemerintah selalu hadir di tengah masyarakat dan mendukung penuh kegiatan positif seperti Waka Festival II.

Baca Juga:  Hadiri Atma Wedana Massal di Badung, Gubernur Koster Perkuat Komitmen Dukung Desa Adat

“Festival ini adalah wujud nyata semangat generasi muda dalam menjaga warisan budaya sekaligus mengembangkan potensi lokal. Dukungan pemerintah ini menunjukkan komitmen untuk memberikan ruang bagi tumbuhnya kreativitas serta pelestarian tradisi, agar kebudayaan Bali tetap hidup di tengah derasnya arus globalisasi,” ujarnya.

Bagus Alit Sucipta menambahkan, melalui festival ini, Desa Kwanji tidak hanya memperkuat jati diri budayanya, tetapi juga menunjukkan bahwa desa adat mampu menjadi pusat kreativitas dan inspirasi bagi masyarakat luas.

Baca Juga:  Perayaan HUT RSU Dharma Yadnya, Putri Koster Soroti Pentingnya Pelayanan Setara bagi Masyarakat

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, Made Pande Rahendra Adinata, menjelaskan bahwa Waka Festival II merupakan singkatan dari Wastra Kwanija Festival, lahir dari semangat STT. Wastra Kwanija untuk menghadirkan ruang bagi generasi muda menyalurkan bakat, menggali potensi, dan melestarikan tradisi.

Festival ini tidak sekadar hiburan dan perlombaan, tetapi juga menjadi ajang apresiasi, edukasi, dan regenerasi budaya yang mendorong berkembangnya identitas lokal di tengah modernisasi.

Baca Juga:  Jelang Nataru, BI Bali Siapkan Kebutuhan Uang Tunai

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Bagus Alit Sucipta menyerahkan bantuan sebesar Rp 40 juta kepada panitia penyelenggara.

Bantuan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi para Yowana untuk terus berkarya dan menjaga keberlanjutan festival di tahun-tahun mendatang.(den/ub)