spot_img
spot_img
BerandaNasionalGelar Webinar untuk Pelajar Kota Bima, Kemenkominfo Ajak Peserta Bersikap Positif, Kreatif,...

Gelar Webinar untuk Pelajar Kota Bima, Kemenkominfo Ajak Peserta Bersikap Positif, Kreatif, dan Aman di Internet

UPDATEBALI.com, BIMA – Kehadiran internet terbukti telah banyak memberikan manfaat untuk kehidupan manusia. Apalagi jika digunakan secara positif, kreatif, dengan menjaga keamanan penggunanya selama berada di dunia maya, niscaya internet akan mampu memberikan kemaslahatan umat manusia.

Untuk memberikan dasar pemahaman pentingnya berinternet secara positif, kreatif, dan aman kepada pelajar, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) akan menggelar webinar literasi digital untuk komunitas pendidikan di wilayah Bali-Nusa Tenggara, Jumat 25 Agustus 2023 pagi, pukul 09.00 WITA.

Mengusung tema ”Positif, Kreatif, dan Aman di Internet”, diskusi daring (online) itu akan menghadirkan tiga narasumber. Yakni: Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bima Supratman, Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Dikpora Kota Bima Muhammad Humaidin, influencer Dyah Hakim, dan Anissa Rilia selaku moderator.

Baca Juga:  Dosen TP FTP Unud Jadi Narasumber dalam Pendidikan Dasar Koperasi

”Webinar ini bisa diikuti gratis dengan cara mengisi link registrasi peserta di https://s.id/pendaftaranbalinustra2508. Selain mendapat e-sertifikat, panitia juga menyediakan hadiah e-money sebesar Rp 1.000.000.- untuk 10 peserta yang beruntung,” tulis Kemenkominfo dalam rilisnya kepada awak media, Kamis 24 Agustus 2023.

Terkait tema diskusi, Kemenkominfo menjelaskan, pengguna internet di Indonesia yang mencapai angka 200 juta lebih telah mampu menciptakan masyarakat digital (digital society) tersendiri. Meski begitu, besarnya jumlah pengguna internet bisa jadi tak bermakna apa pun bila tak disertai berpikir positif, kreatif, dan aman di dunia maya.

”Selain sikap positif dan kreatif, pengguna digital juga perlu menjaga keamanan selama berselancar menggunakan internet. Tingginya aktivitas digital juga membuka potensi buruk, seperti penipuan dan pencurian akun. Diperlukan pemahaman masyarakat terkait keamanan digital,” jelas Kemenkominfo dalam rilis.

Keamanan digital, menurut Kemenkominfo, merupakan sebuah proses untuk memastikan penggunaan layanan digital, baik secara daring maupun luring, dapat dilakukan secara aman.

Baca Juga:  KPU Bali Gelar Rakor Pengelolaan Logistik Pemilu Serentak Tahun 2024 di Kabupaten Buleleng

”Tidak hanya untuk mengamankan data yang dimiliki, melainkan juga melindungi data pribadi yang bersifat rahasia,” tegasnya.

Kemenkominfo menambahkan, agar aman berselancar di ruang digital, masyarakat hendaknya perlu berhati-hati terhadap pesan yang meminta informasi pribadi. Selain itu, hindari penggunaan komputer publik, perbarui software, pastikan jaringan aman (hindari Wifi publik), dan update browser.

”Jangan lupa, gunakan password yang kuat dan pastikan mengaktifkan 2FA (Two-Factor Authentication), tidak sembarangan membagi data pribadi di media sosial, waspadai tautan tak dikenal (email, medsos, chatting), dan tidak merespons panggilan telepon tak dikenal yang ujungnya meminta data pribadi (password dan PIN),” pungkas Kemenkominfo.

Webinar literasi digital di lingkungan komunitas pendidikan merupakan salah satu upaya Kemenkominfo untuk mempercepat transformasi digital di sektor pendidikan hingga kelompok masyarakat menuju Indonesia yang #MakinCakapDigital.

Baca Juga:  Bali Diguncang Gempa M 5,8 yang Dirasakan di Jatim hingga NTB

”Kegiatan ini diharapkan mampu menaikkan tingkat literasi digital 50 juta masyarakat Indonesia pada tahun 2024,” tambah Kemenkominfo.

Untuk diketahui, program #literasidigitalkominfo tahun ini mulai dilaksanakan sejak 27 Januari 2023. Program Kemenkominfo yang berkolaborasi dengan Siber Kreasi dan 18 mitra jejaring ini membidik segmen pendidikan dan segmen kelompok masyarakat sebagai peserta.

Tahun ini, program Indonesia Makin Cakap Digital (IMCD) menargetkan 5,5 juta warga masyarakat sebagai peserta, utamanya yang belum pernah mengikuti kegiatan literasi digital. IMCD sendiri bertujuan meningkatkan kemampuan masyarakat Indonesia dalam memanfaatkan teknologi digital secara positif, produktif, dan aman.

Informasi lebih lanjut mengenai literasi digital dan info kegiatan dapat diakses melalui website info.literasidigital.id, media sosial Instagram @literasidigitalkominfo, Facebook Page, dan Kanal Youtube Literasi Digital Kominfo. (*/ub)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments