spot_img
spot_img
BerandaNasionalGandeng Dinas Dikbud NTB, Kemenkominfo Gelar Webinar Literasi Digital untuk Pelajar Kota...

Gandeng Dinas Dikbud NTB, Kemenkominfo Gelar Webinar Literasi Digital untuk Pelajar Kota Bima

UPDATEBALI.com, BIMA – Perkembangan teknologi memungkinkan setiap orang untuk berinteraksi dan berkomunikasi dengan berbagai perbedaan kultural di seluruh belahan dunia. Keberadaan internet, memungkinkan interaksi antarbudaya hingga menciptakan standar baru dalam etika, di mana warganet dapat berpartisipasi dengan banyak orang lintas batas geografis dan budaya.

Untuk memberikan pemahaman pentingnya etika di dunia digital kepada pelajar, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) akan menggelar webinar literasi digital untuk komunitas pendidikan di wilayah Bali-Nusa Tenggara, Kamis 24 Agustus 2023 pagi, pukul 09.00 WITA.

Mengusung tema ”Etika Pelajar di Dunia Digital”, diskusi daring (online) itu akan menghadirkan tiga narasumber. Yakni: Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bima Supratman, Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Dikpora Kota Bima Muhammad Humaidin, influencer Inta Oceania, dan Pingkan Maukar selaku moderator.

Baca Juga:  Bali Jagadhita 2025: Dorong Akselerasi Investasi Berkualitas, Bank Indonesia Ajak Investor Global Berinvestasi di Bali

”Webinar ini bisa diikuti gratis dengan cara mengisi link registrasi peserta di https://s.id/pendaftaranbalinustra2408. Selain mendapat e-sertifikat, panitia juga menyediakan hadiah e-money sebesar Rp 1.000.000.- untuk 10 peserta yang beruntung,” tulis Kemenkominfo dalam rilisnya kepada awak media, Rabu 23 Agustus 2023.

Terkait tema diskusi, Kemenkominfo menegaskan, etika berinternet atau netiket diperlukan sebagai tata krama saat berada dalam di dalam jaringan internet. Menjunjung tinggi etika berinternet merupakan sebuah keharusan lantaran kita sedang berinteraksi dan berkomunikasi dengan manusia nyata di jaringan lain.

”Saat berinteraksi di dunia maya, sesungguhnya kita tidak sedang berhadapan dengan deretan kata. Namun ada manusia di balik deretan kata dan kalimat yang menuliskannya. Etika digital perlu dilakukan oleh semua orang, tak terkecuali pelajar,” jelas Komenkominfo dalam rilis.

Etika pelajar di dunia digital, lanjut Kemenkominfo, salah satunya juga harus memiliki sikap kritis. Apalagi, tidak semua yang ada di dunia digital bersifat positif, namun juga banyak hal negatif seperti berita palsu (hoaks), perundungan siber (cyberbullying), dan ujaran kebencian (hate speech).

Baca Juga:  Akselerasi Ekosistem Ekonomi Keuangan Digital Indonesia Melalui BI-FAST

”Pelajar dan pengguna media digital perlu menganalisis dulu setiap isi informasi yang diterima dan memverifikasi konten. Dengan memahami hal itu, maka sebagai pengguna tentu akan menyadari untuk tidak mengunggah ulang atau menyebarkan konten negatif,” ujar Kemenkominfo.

Kemenkominfo menambahkan, pelajar sebagai pengguna media digital terbesar, diharapkan mampu memberikan teladan dengan cara aktif menyebarkan konten-konten positif di platform media sosialnya. Kehadiran internet hendaknya diterima sebagai anugerah, dan etika ada agar orang menjadi bijak dalam bertingkah laku termasuk di ranah maya.

Webinar literasi digital di lingkungan komunitas pendidikan merupakan salah satu upaya Kemenkominfo untuk mempercepat transformasi digital di sektor pendidikan hingga kelompok masyarakat menuju Indonesia yang #MakinCakapDigital.

Baca Juga:  Tim SAR Cari Nelayan yang Hilang usai Diterjang Angin Kencang di Buton

”Kegiatan ini diharapkan mampu menaikkan tingkat literasi digital 50 juta masyarakat Indonesia pada tahun 2024,” tambah Kemenkominfo.

Untuk diketahui, program #literasidigitalkominfo tahun ini mulai dilaksanakan sejak 27 Januari 2023. Program Kemenkominfo yang berkolaborasi dengan Siber Kreasi dan 18 mitra jejaring ini membidik segmen pendidikan dan segmen kelompok masyarakat sebagai peserta.

Tahun ini, program Indonesia Makin Cakap Digital (IMCD) menargetkan 5,5 juta warga masyarakat sebagai peserta, utamanya yang belum pernah mengikuti kegiatan literasi digital. IMCD sendiri bertujuan meningkatkan kemampuan masyarakat Indonesia dalam memanfaatkan teknologi digital secara positif, produktif, dan aman.

Informasi lebih lanjut mengenai literasi digital dan info kegiatan dapat diakses melalui website info.literasidigital.id, media sosial Instagram @literasidigitalkominfo, Facebook Page, dan Kanal Youtube Literasi Digital Kominfo. (*/ub)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments