Duta Kabupaten Badung, Sanggar Seni Jayengrat Tampil Memukau di PKB ke-46

0
272
Duta Kabupaten Badung, Sanggar Seni Jayengrat Tampil Memukau di PKB ke-46. Sumber Foto : Kominfo Badung

UPDATEBALI.com, DENPASAR – Duta Kabupaten Badung kembali menunjukkan keunggulannya dalam seni pada ajang Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-46.

Sanggar Seni Jayengrat membawakan empat materi seni yang berlangsung di Kalangan Angsoka, Art Center Denpasar, dan berhasil memukau penonton, pada Jumat, 5 Juli 2024.

Penampilan dimulai dengan Tabuh Semara Pegulingan berjudul “Sekar Taman”. Karya baru ini memadukan nuansa pelegongan, bebarongan, serta Semara Pegulingan Saih Pitu. Dengan komposisi yang menyatukan nuansa Semara Pegulingan sebagai elemen utama, garapan ini berhasil menampilkan harmoni tanpa meninggalkan identitas dari masing-masing Semara Pegulingan itu sendiri, baik saih lima maupun saih pitu.

Baca Juga:  Kemenkumham Bali Sebut WNA Jerman Bugil karena Depresi Akut

Materi kedua adalah Tari Legong Klasik “Lasem”, yang mengisahkan cerita Panji tentang cinta Prabu Lasem yang ditolak oleh Diah Rangkesari, berujung pada peperangan. Adegan menarik lainnya adalah ketika Prabu Lasem terjatuh dari kudanya dan diserang burung gagak, yang menandakan kekalahannya.

Tabuh Kreasi Semara Pegulingan “Janardana” menjadi materi selanjutnya. Karya ini terinspirasi oleh Awatara Wisnu yang memancarkan kebijaksanaan, kecerdasan, dan keceriaan. Melodi sederhana namun kompleks dipadukan dengan pola baru dari berbagai instrumen, menciptakan harmoni yang mencerminkan kecerdasan dalam penyelesaian masalah.

Baca Juga:  Kreativitas Anak Muda Jadi Ajang Kampanye Keselamatan Berkendara di SMC 2024

Penampilan terakhir adalah Tari Legong Kreasi “Sang Jaratkaru”. Kisah tentang Brahmana Jaratkaru yang mengorbankan sumpahnya demi leluhurnya agar mencapai surga dihadirkan dengan penuh emosi. Setelah melahirkan putranya, Sang Astika, Jaratkaru kembali menjadi brahmacari, meninggalkan istri dan anaknya.

Ketua Sanggar Seni Jayengrat, I Made Mindrawan, menyatakan bahwa persiapan pentas ini telah dimulai sejak Februari. Ia berharap infrastruktur PKB tahun depan, seperti area parkir, dapat diakomodir lebih baik sehingga para penggarap bisa tampil dengan lebih nyaman.

Baca Juga:  Sanggar Seni Bade Mas Duta Kabupaten Badung Suguhkan Pagelaran Gamelan Inovatif di PKB ke-46

Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Badung, I Gde Eka Sudarwitha, mewakili Pemerintah Kabupaten Badung, menyatakan kebanggaannya atas penampilan Sanggar Seni Jayengrat.

“Sanggar Seni Jayengrat berhasil menampilkan Tabuh Semara Pegulingan sebagai seni tabuh klasik dan tradisi yang dikolaborasikan dengan Tabuh Kreasi kekinian. Ritme yang menarik menghasilkan satu garapan kreasi yang dapat dinikmati oleh masyarakat dan pecinta seni,” ujarnya.

Ia berharap kesenian, terutama Tabuh Semara Pegulingan dan Tari Legong, semakin diterima di tengah masyarakat sebagai bagian dari seni tradisi di Bali, khususnya di Kabupaten Badung.(adv/ub)