spot_img
spot_img
BerandaBaliBadungDuel Program Pelayanan Publik, Mulyadi-Ardika dan Sanjaya-Dirga Saling Adu Gagasan

Duel Program Pelayanan Publik, Mulyadi-Ardika dan Sanjaya-Dirga Saling Adu Gagasan

UPDATEBALI.com, BADUNGKomisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tabanan mengadakan debat terbuka kedua untuk pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Tabanan 2024 di Bali Sunset Road Convention Center pada Rabu, 13 November 2024.

Debat ini mempertemukan dua paslon: Paslon nomor urut 1, I Nyoman Mulyadi-I Nyoman Ardika, dan Paslon nomor urut 2, I Komang Gede Sanjaya-I Made Dirga (Sanjaya-Dirga).

Debat yang mengusung tema “Penguatan Pelayanan Publik Secara Berkeadilan dan Berintegritas” berlangsung menarik, saat kedua paslon menyampaikan gagasan dan program unggulan mereka selama 120 menit.

Ketua KPU Kabupaten Tabanan, I Wayan Suwitra, dalam sambutannya menekankan pentingnya bagi setiap paslon untuk menguraikan visi, misi, dan program kerja secara jelas. Hal ini bertujuan agar masyarakat Tabanan memiliki pemahaman yang mendalam tentang para kandidat, sekaligus mendapatkan pendidikan politik yang bermutu.

Baca Juga:  Koster-Giri dan Sanjaya-Dirga Apresiasi Dukungan Masyarakat Tabanan di Pilkada 2024

“Debat terbuka ini sebagai ajang adu gagasan antar Paslon untuk dapat meyakinkan masyarakat dengan program prioritasnya,” ucapnya.

Kedua Paslon Mulyadi-Ardika dan Sanjaya-Dirga  besama anggota KPU Tabanan seusai debat terbuka kedua
Kedua Paslon Mulyadi-Ardika dan Sanjaya-Dirga besama anggota KPU Tabanan seusai debat terbuka kedua. Sumber foto: den/ub

Paslon Mulyadi-Ardika memaparkan sejumlah program inovatif, termasuk rencana untuk menciptakan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) baru. Program unggulan mereka meliputi inisiatif “1 Kepala Keluarga, 1 Sarjana,” program “1 Kepala Keluarga Kerja di Kapal Pesiar atau Luar Negeri,” serta agenda tahunan seni untuk mendorong kreativitas generasi muda dan seniman Tabanan.

Baca Juga:  Wabup Sutjidra Apresiasi Gerakan Tanam Pohon dari TNI

Mulyadi juga menyatakan komitmen mereka untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dengan program “1 Desa, 1 Dokter” yang akan berfokus pada pencegahan penyakit.

“Kami hadir dengan ketulusan untuk melayani masyarakat Tabanan sepenuh hati. Dalam bidang kesehatan, kami akan memastikan standar pelayanan yang lebih tinggi dan menyediakan program dokter di setiap desa,” jelas Mulyadi.

Mereka juga berencana untuk mengoptimalkan pelayanan pajak yang sudah diterapkan oleh pemerintah saat ini.

Di sisi lain, Paslon Sanjaya-Dirga menekankan komitmen mereka terhadap pelayanan publik yang disiplin dan sesuai standar operasional prosedur (SOP).

Sanjaya-Dirga menyatakan bahwa selama mereka menjabat sebagai Bupati dan Wakil Bupati Tabanan periode 2021-2024, mereka telah membangun Mal Pelayanan Publik (MPP) untuk mengintegrasikan berbagai layanan masyarakat dalam satu pintu. Mereka juga memperkuat sistem digitalisasi sebagai langkah terobosan untuk memastikan pelayanan yang cepat dan transparan.

Baca Juga:  Bungan Desa Jadi Motor Literasi Keuangan, Tabanan Tunjukkan Kinerja Unggul di Ajang TPAKD Bali 2025

“Kami terus memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan terbaik tanpa diskriminasi, didukung dengan teknologi digital,” tegas Sanjaya, yang juga menambahkan bahwa selama ini tak ada keluhan signifikan dari masyarakat terkait pelayanan.

Debat ini menjadi ajang bagi kedua paslon untuk memaparkan visi mereka dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik yang berkeadilan di Kabupaten Tabanan, dengan harapan memberikan layanan yang lebih baik bagi masyarakat.(den/ub)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments