UPDATEBALI.com, BULELENG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng menetapkan penataan kawasan Kota Singaraja sebagai salah satu program prioritas utama.
Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra, menegaskan bahwa langkah ini masih merupakan tahap awal dari rencana penataan jangka panjang yang lebih luas.
“Ya, salah satu program prioritas kami kan penataan kawasan Kota Singaraja. Jadi, ini baru awal saja,” ujar Bupati Sutjidra usai meninjau Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) Tenaga Surya di ruas Jalan Udayana, Senin, 14 Juli 2025.
Rencana penataan kota akan meluas ke sejumlah ruas jalan penting, mulai dari kawasan Sukasada hingga Kawasan Pelabuhan Tua Buleleng.
“Nanti akan ada yang tertata lebih baik lagi dari Sukasada itu sampai di Kawasan Pelabuhan Tua Buleleng. Sepanjang jalan protokol akan kita tata supaya lebih indah, lebih nyaman, dan aman di malam hari,” jelasnya.
Selain aspek keamanan, penataan ini juga memperhatikan keindahan kota serta kelestarian lingkungan. Pohon-pohon peneduh yang ada tidak akan ditebang, melainkan dipangkas dengan teknik khusus agar tetap lestari dan bahkan merangsang pembungaan.
“Ini bukan ditata ulang. Dirabas potong pendek karena ini tanaman yang bagus. Jadi nanti kalau dirabas potong pendek, dia mau berbunga. Kita harapkan nanti seluruh pohon bisa berbunga,” ungkapnya.
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) turut dilibatkan dalam penataan ini agar estetika kota tetap terjaga tanpa mengurangi fungsi ekologis pohon. Penataan ini juga akan menjadi proyek percontohan untuk wilayah lain, sejalan dengan pengembangan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Taman Bung Karno hingga Kawasan Pelabuhan Tua Buleleng.
“Ruas jalan selanjutnya akan kita evaluasi berdasarkan kebutuhan. Hampir semua kota akan mendapat penataan serupa. Astungkara bisa kita selesaikan bertahap,” pungkas Sutjidra.
Langkah ini menunjukkan komitmen Pemkab Buleleng untuk menghadirkan wajah baru Kota Singaraja yang lebih tertata, aman, dan ramah lingkungan, tanpa meninggalkan identitas serta keindahan alaminya.(adv/ub)





