Distan Denpasar Gelar Surveilans dan Monitoring Guna Antisipasi Resiko Penyakit Hewan Menular Strategis

0
165
Distan Denpasar Gelar Surveilans dan Monitoring Guna Antisipasi Resiko Penyakit Hewan Menular Strategis. Sumber foto: Humas Denpasar

UPDATEBALI.com, DENPASAR – Dinas Pertanian (Distan) Kota Denpasar bekerja sama dengan Balai Besar Veteriner Denpasar menggelar Surveilans dan Monitoring terhadap lalu lintas Hewan Kambing di sentra pemotong kambing, Dusun Wanasari, Jl. Maruti Denpasar, pada Rabu 17 Januari 2024.

Hal tersebut dilaksanakan guna mengantisipasi resiko penyakit hewan menular strategis di Kota Denpasar.

Kepala Dinas Pertanian Kota Denpasar, Ir. A.A. Gde Bayu Brahmasta, MMA, menjelaskan, kegiatan ini dilaksanakan guna menganalisis risiko terjadinya kasus Penyakit Hewan Menular Strategis (PHMS) di Kota Denpasar, termasuk PMK dan Anthraks. Sehingga Surveilans dan Monitoring penting dilaksanakan dengan menyasar hewan ternak.

Baca Juga:  Melebihi Target, Masyarakat Dukung Langkah Pemkab Buleleng dalam Memberantas Rabies

Lebih lanjut dijelaskan, dari monitoring kali ini, ternak kambing yang berasal dari kabupaten di Bali seperti Tabanan, Singaraja dan Gianyar ini dinyatakan bebas dari PHMS. Sehingga secara umum aman untuk dikonsumsi di masyarakat.

“Dalam kesempatan ini kami menegaskan penting untuk dicatat bahwa tidak ada izin memasukkan ternak kambing dari luar wilayah, sehingga hasilnya kegiatan ini menunjukkan bahwa ternak kambing lokal dari peternak di Bali bebas dari PHMS,” ujarnya.

Baca Juga:  Bupati Giri Prasta Komitmen Kabupaten Badung Jadi Contoh Nasional dalam Pengelolaan APBD

Pihaknya mengaku, langkah-langkah preventif ini diambil sebagai bagian dari upaya pencegahan penyebaran penyakit hewan menular strategis di wilayah Kota Denpasar. Hal ini juga guna memastikan bahwa hewan ternak di Kota Denpasar sehat dan aman dikonsumsi.

Agung Bayu berharap, hasil surveilans ini dapat menjadi dasar untuk mengimplementasikan langkah-langkah lebih lanjut guna menjaga kesehatan hewan dan masyarakat.

Baca Juga:  Garap Potensi Sektor Pertanian, Dinas Pertanian Gandeng Dispar dan HIPMI

“Kami mengimbau untuk seluruh pengusaha ternak untuk selalu memperhatikan kesehatan hewan, sehingga aman untuk dikonsumai masyarakat,” ujar Gung Bayu. (per/ub).