Dari Rejang Jagat hingga Ngaben Massal, Wagub Giri Prasta Apresiasi Yadnya Sading

0
174
Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta menghadiri Karya Pitra Yadnya dan Manusa Yadnya di Desa Adat Sading, sekaligus mengapresiasi pelaksanaan upakara massal yang mempererat solidaritas dan meringankan beban masyarakat.
Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta menghadiri Karya Pitra Yadnya dan Manusa Yadnya di Desa Adat Sading, sekaligus mengapresiasi pelaksanaan upakara massal yang mempererat solidaritas dan meringankan beban masyarakat. Sumber foto : Humas Pemprov Bali

UPDATEBALI.com, BADUNGWakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta, menghadiri pelaksanaan Karya Pitra Yadnya dan Manusa Yadnya Kinembulan di Desa Adat Sading, Mengwi, Kamis, 24 Juli 2025.

Upacara sakral tersebut digelar oleh Desa Adat Sading Warsa Saka 1947/Masehi 2025 dan menjadi bentuk implementasi nyata pelestarian adat dan tradisi Bali.

Kehadiran Giri Prasta disambut meriah oleh penampilan Tarian Rejang Jagat Sading yang dibawakan oleh 150 ibu-ibu PKK Desa Adat Sading, menambah kekhidmatan suasana spiritual di areal upacara.

“Saya melihat pelaksanaan yadnya telah berjalan dengan baik dan sesuai,” ujar Giri Prasta, yang juga merupakan mantan Bupati Badung dua periode.

Baca Juga:  OJK Bali Luncurkan Modul Ajar Literasi Keuangan untuk SMA/MA, Dorong Generasi Muda Cerdas Kelola Finansial

Dalam kesempatan itu, Giri Prasta menjelaskan filosofi dan ragam upacara dalam karya Pitra Yadnya dan Manusa Yadnya yang dilaksanakan.

Total terdapat 405 peserta yang mengikuti berbagai jenis upacara seperti warak keruron, ngelungah, ngelangkir, ngaben, nyekah, telu bulanan, mesangih, melepeh, dan sanan empeg.

“Ke depan juga agar diisi dengan upacara Raja Sewala dan Raja Singa atau menek kelih, sehingga seluruh upakara lengkap dari bayi hingga akhir hayat,” imbuhnya.

Baca Juga:  WhatsApp Umumkan Fitur Barunya

Ia juga menekankan pentingnya keberlanjutan upacara massal semacam ini, karena mampu memperkuat solidaritas antarwarga desa serta meringankan beban biaya pelaksanaan yadnya bagi krama yang terlibat.

Bendesa Adat Sading, Ketut Surata, dalam laporannya menyampaikan bahwa Karya Pitra Yadnya dan Manusa Yadnya Kinembulan ini dilaksanakan secara rutin setiap lima tahun, sesuai dengan awig-awig (peraturan adat) Desa Adat Sading.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Badung dan Pemerintah Provinsi Bali, termasuk Bapak Gubernur, Wakil Gubernur, Bupati, dan Wakil Bupati Badung atas segala dukungan yang diberikan,” ujar Surata.

Baca Juga:  Sekda Adi Arnawa Hadiri Upacara Dewa Yadnya Ngenteg Linggih di Pura Dalem Sidan Desa Belok/Sidan

Ia juga menambahkan, berkat bantuan dana hibah dari pemerintah, sejumlah pura di wilayah desa adat dapat direnovasi dan ditata menjadi lebih baik serta representatif bagi kegiatan keagamaan dan adat.

Turut hadir dalam upacara tersebut Wakil Bupati Badung I Bagus Alit Sucipta bersama istri, anggota DPR RI, DPD RI, DPRD Provinsi Bali, serta anggota DPRD Kabupaten Badung.

Kehadiran para pejabat ini menunjukkan sinergi dan dukungan konkret pemerintah terhadap pelestarian adat dan tradisi Bali di tingkat desa adat.(yud/ub)