UPDATEBALI.com, JAKARTA – Cinta Laura Kiehl, seorang pekerja seni, merasa bangga atas tanggung jawabnya sebagai duta Piala Dunia FIBA 2023 Indonesia.
Ia terutama senang karena dapat melakukan sosialisasi tentang acara besar tersebut kepada berbagai elemen masyarakat.
“Cinta Laura memang bukan seorang atlet, tetapi basket telah menjadi passion-nya sejak sekolah. Dan PERBASI serta LOC mengakui keaktifan saya dalam hal keberlanjutan (peduli terhadap lingkungan yang berkelanjutan), yang juga diterapkan oleh FIBA,” ujar Cinta Laura seperti yang dikutip dari laman resmi Kemenpora pada hari Rabu 12 Julo 2023.
Salah satu tugas Cinta sebagai seorang aktris keturunan Indonesia-Jerman adalah mengunjungi sekolah-sekolah untuk memberikan pendidikan kepada para siswa tentang pentingnya keberlanjutan, terutama dalam olahraga bola basket.
“Kegiatan sosial ini penting untuk memberikan pendidikan kepada para siswa, anak muda, dan juga untuk mengembangkan dunia basket Indonesia,” tuturnya.
Cinta juga menegaskan bahwa meskipun saat ini Indonesia hanya menjadi tuan rumah dan belum berpartisipasi dalam Piala Dunia FIBA, rakyat Indonesia tidak perlu merasa kecil hati.
Ia yakin kesuksesan sebagai tuan rumah akan memotivasi tim nasional untuk meraih prestasi di masa depan.
“Saat ini Indonesia hanya menjadi tuan rumah. Semoga ini dapat menginspirasi dan memberi semangat kepada semua orang, terutama para atlet basket. Suatu saat nanti, Indonesia juga akan bermain di level dunia,” ujar wanita berusia 29 tahun itu dengan yakin.
Sementara itu, Menteri Pemuda dan Olahraga, Dito Ariotedjo, mengungkapkan apresiasinya terhadap keikutsertaan Cinta Laura, yang notabene berasal dari dunia hiburan, dalam mendukung kesuksesan Piala Dunia FIBA 2023.
“Saya sangat mengapresiasi kehadiran Cinta Laura sebagai duta baru FIBA. Semoga hal ini semakin membangkitkan semangat Indonesia sebagai tuan rumah,” ucap Menpora Dito.
Dito yakin bahwa dukungan dari Cinta Laura akan menjadi pendorong semangat yang sangat berarti dalam upaya Indonesia menyelenggarakan ajang tersebut.
“Karena ajang ini bukanlah milik satu atau dua orang, tetapi milik dan kebanggaan kita semua. Oleh karena itu, keberhasilan penyelenggaraan FIBA World Cup 2023 ini adalah keberhasilan kita, dan menjadi kebanggaan kita semua,” tegas menteri termuda dalam kabinet Presiden Joko Widodo itu. (ub/ant)





