UPDATEBALI.com, DENPASAR – Ancaman balap liar yang kerap meresahkan warga kembali menjadi perhatian Polsek Denpasar Selatan (Densel).
Untuk menekan aksi trek-trekan yang biasanya muncul pada jam rawan, jajaran Polsek Densel menggelar patroli intensif pada Sabtu 29 November 2025 dini hari.
Patroli dimulai pukul 01.10 Wita, melibatkan lima personel dipimpin Pawas Iptu I Nyoman Restawa bersama Aiptu I Nyoman Wijaya, S.H., dan dipantau langsung Kapolsek Denpasar Selatan AKP Agus Adi Apriyoga, S.I.K., M.H.. Operasi menyisir jalur yang selama ini kerap dijadikan arena kebut-kebutan, seperti By Pass Sanggaran, Suwung Kauh, Ngurah Rai, Serangan, Kerta Petasikan, Kopy Bali, hingga kawasan Sanur.
Dalam patroli tersebut, personel menaruh fokus penuh pada tanda-tanda aktivitas balap liar: kelompok remaja yang berkumpul, motor dengan knalpot bising, gerak-gerik yang mengarah pada aksi adu kecepatan, serta potensi gangguan kamtibmas lain yang kerap menyertai, mulai dari keributan hingga kejahatan jalanan.
Kapolsek Denpasar Selatan AKP Agus Adi Apriyoga menegaskan bahwa upaya penindakan balap liar menjadi prioritas karena dampaknya tidak hanya mengganggu kenyamanan warga, tetapi juga membahayakan keselamatan pengguna jalan lain.
“Balap liar ini bukan sekadar kegiatan yang meresahkan, tetapi berisiko memicu kecelakaan fatal. Karena itu patroli kami gelar secara konsisten di titik-titik yang selama ini menjadi lokasi favorit para pelaku,” ujar Kapolsek.
Meski demikian, pada patroli kali ini tidak ditemukan aktivitas trek-trekan maupun kelompok anak muda yang berkumpul untuk balap liar. Situasi tetap kondusif hingga patroli ditutup pukul 02.30 Wita.
Kapolsek mengajak masyarakat untuk turut berperan aktif.
“Jika melihat gejala atau tanda-tanda akan terjadinya balap liar, segera laporkan. Penanganan cepat akan mencegah kejadian yang membahayakan nyawa,” tegasnya.(den/ub)





