Bupati Tabanan Gulirkan Inovasi Teba Modern, Solusi Sampah Organik yang Estetis

0
246
Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya memimpin gerakan kebersihan dan memperkenalkan Teba Modern sebagai solusi sampah organik dalam rangka mendukung Bali Bersih, Jumat (15/8).
Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya memimpin gerakan kebersihan dan memperkenalkan Teba Modern sebagai solusi sampah organik dalam rangka mendukung Bali Bersih, Jumat (15/8). Sumber foto : Humas Tabanan

UPDATEBALI.com, TABANAN – Menyongsong peringatan Hari Kemerdekaan ke-80 Republik Indonesia, Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., memimpin langsung Gerakan Kebersihan, Senam Pagi, dan kegiatan Meliang-Liang pada Jumat, 15 Agustus 2025 di kawasan Kota Tabanan.

Dalam kesempatan itu, Sanjaya juga meluncurkan inovasi Teba Modern, solusi praktis dan estetis untuk pengelolaan sampah organik.

Kegiatan dimulai dengan peninjauan pembangunan Patung Taman Perjuangan Singasana bersama Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga, Sekda, dan jajaran. Rombongan kemudian memantau gladi bersih persiapan upacara 17 Agustus di Lapangan Alit Saputra.

Baca Juga:  Bupati Sanjaya Apresiasi Karya Atiwa-tiwa Krama Banjar Adat Koripan

Selain menggerakkan ASN membersihkan lingkungan, Bupati Sanjaya juga menyapa warga secara langsung, mengajak mereka aktif menjaga kebersihan demi terwujudnya Tabanan yang indah menuju Bali Bersih.

Salah satu momen penting adalah perkenalan empat unit Komposter dan Teba Modern di area Lapangan Alit Saputra. Inovasi ini berfungsi ganda: mengolah sampah organik menjadi pupuk sekaligus difungsikan sebagai tempat duduk.

“Teba Modern ini menjadi contoh inovasi yang bisa diterapkan masyarakat. Kalau di rumah tidak ada lahan, kita bisa menggunakan gentong komposter untuk mengolah sampah organik menjadi pupuk dalam waktu sekitar sebulan,” jelas Sanjaya.

Baca Juga:  Berbagi Kasih, Bupati Tabanan Berikan Bantuan kepada Anak Yatim Piatu

Ia menegaskan, masalah sampah bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi seluruh lapisan masyarakat.

“Kalau kita bisa memilah dari hulu, di hilir tidak akan ada masalah. Kalau masyarakat Tabanan bersatu, kita bahkan tidak memerlukan TPA,” tegasnya.

Inovasi ini sejalan dengan arahan Gubernur Bali Wayan Koster untuk mewujudkan program Bali Bersih.

“Ini bukan sekadar program, tetapi gerakan bersama yang harus dijalankan dengan kesadaran kolektif,” kata Sanjaya.

Baca Juga:  Mantan Ketua Dewan Pers Soroti Permasalahan Wartawan Gadungan

Usai edukasi pengelolaan sampah, kegiatan berlanjut dengan hiburan Meliang-Liang antar-OPD dan staf. Selain mempererat kebersamaan, momen ini menyegarkan semangat kerja pegawai, sekaligus menunjukkan komitmen Pemkab Tabanan tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membangun kesadaran lingkungan.

Dengan kolaborasi solid antara pemerintah dan masyarakat, cita-cita Bali Bersih diyakini akan menjadi langkah nyata yang terus diwujudkan di Tabanan.(den/ub)