
UPDATEBALI.com, TABANAN – Penguatan pendapatan daerah dan pemerataan pembangunan menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Tabanan dalam pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2027.
Hal tersebut disampaikan Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., saat menyampaikan jawaban dan penjelasan atas pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD Kabupaten Tabanan dalam Rapat Paripurna ke-15 Masa Persidangan III Tahun Sidang 2026, Jumat, 9 Oktober 2026.
Rapat yang berlangsung di Ruang Rapat DPRD Kabupaten Tabanan tersebut dipimpin Ketua DPRD Kabupaten Tabanan, I Nyoman Arnawa, S.Sos.
Rapat paripurna turut dihadiri anggota DPRD Kabupaten Tabanan, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah, para asisten Sekda, staf ahli, kepala bagian di lingkungan Setda, pimpinan perangkat daerah terkait, pimpinan instansi vertikal, serta undangan lainnya.
Sebelum menyampaikan jawaban, Bupati Sanjaya mengapresiasi masukan, pertanyaan, dan saran yang disampaikan fraksi-fraksi DPRD terhadap Ranperda APBD Tahun Anggaran 2027.
Pandangan umum sebelumnya disampaikan oleh Ni Made Suryani dari Fraksi PDI Perjuangan, I Ketut Budi Adnyana dari Fraksi Golkar, dan I Wayan Wiryadana dari Fraksi Gerindra. Berbagai masukan tersebut ditanggapi dengan merangkum poin-poin yang memiliki substansi serupa.
Terkait rancangan APBD 2027, Sanjaya menjelaskan bahwa pendapatan daerah direncanakan mencapai Rp2,15 triliun lebih, terdiri atas Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp951,1 miliar lebih dan pendapatan transfer sebesar Rp1,19 triliun lebih.
Sementara itu, belanja daerah direncanakan sebesar Rp2,132 triliun lebih, meliputi belanja operasi Rp1,74 triliun lebih, belanja modal Rp133,62 miliar lebih, belanja tidak terduga Rp10,8 miliar lebih, serta belanja transfer Rp242,15 miliar lebih. Berdasarkan postur anggaran yang disampaikan, terdapat surplus sebesar Rp18,23 miliar. Rincian dan total belanja tersebut perlu dipastikan kembali berdasarkan dokumen resmi Ranperda APBD Tahun Anggaran 2027.
“Terkait sektor pendapatan daerah, dapat kami sampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Tabanan berkomitmen memaksimalkan pendapatan asli daerah dengan strategi menggali potensi baru dan digitalisasi pelayanan guna menjaga transparansi dan akuntabilitas. Penagihan piutang pajak dilakukan melalui upaya jemput bola oleh tim yang melibatkan aparat penegak hukum, serta bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Bali dalam menyosialisasikan program pemutihan pajak kendaraan bermotor kepada masyarakat,” ujar Sanjaya.
Mengenai arah pembangunan, Sanjaya menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk mewujudkan pemerataan pembangunan melalui prinsip Menata Kota, Membangun Desa.
“Anggaran belanja daerah diarahkan pada sektor-sektor prioritas, khususnya program strategis yang memberikan dampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat serta sejalan dengan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui pola pembangunan semesta berencana dalam mewujudkan Bali Era Baru, guna mewujudkan Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul, dan Madani (AUM),” imbuhnya.
Dalam kesempatan tersebut, Sanjaya juga memaparkan capaian Monitoring, Controlling, Surveillance for Prevention (MCSP) KPK Kabupaten Tabanan Tahun 2025 yang meraih skor 94,79 dengan kategori sangat baik. Capaian ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih.
“Tidak hanya itu, pada tahun 2026, KPK menghibahkan Barang Milik Negara berupa tanah seluas 2.000 meter persegi kepada Pemerintah Kabupaten Tabanan yang direncanakan untuk mendukung ketahanan pangan dan penguatan ekonomi masyarakat,” jelas Sanjaya.
Menutup penjelasannya, Sanjaya menyampaikan terima kasih kepada seluruh fraksi DPRD atas dukungan dan masukan yang diberikan terhadap Ranperda APBD Tahun Anggaran 2027.
Ia berharap seluruh pandangan tersebut menjadi bahan penyempurnaan dalam pembahasan selanjutnya, sehingga Ranperda dapat diproses sesuai tahapan dan mekanisme yang berlaku serta mendukung pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Tabanan.(den/updatebali)


