Bupati Klungkung Resmikan SPPG 3T Kutampi, Fokus Cegah Stunting dan Tingkatkan Gizi Anak

0
31
Bupati Klungkung I Made Satria menghadiri peresmian SPPG 3T di Kutampi, Nusa Penida, untuk meningkatkan gizi, mencegah stunting, dan memberdayakan ekonomi lokal melalui pemanfaatan potensi daerah.
Bupati Klungkung I Made Satria menghadiri peresmian SPPG 3T di Kutampi, Nusa Penida, untuk meningkatkan gizi, mencegah stunting, dan memberdayakan ekonomi lokal melalui pemanfaatan potensi daerah. Sumber foto : Humas Klungkung/updatebali

UPDATEBALI.com, KLUNGKUNG – Bupati Klungkung, I Made Satria, menghadiri peresmian Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T) di Kutampi, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Rabu, 14 Oktober 2026.

Dalam sambutannya, Bupati I Made Satria menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Klungkung untuk mendukung program strategis nasional tersebut.

“Kami sadar betul bahwa investasi terbaik untuk menuju Indonesia Emas 2045 adalah dengan menyiapkan sumber daya manusia yang sehat, cerdas, dan bebas dari stunting sejak dini,” tegasnya.

Baca Juga:  PLN UP2D Bali Perkuat Kompetensi Operator Command Centre Demi Layanan Listrik Lebih Cepat

Ia juga mengingatkan agar kebersihan dan kualitas gizi makanan yang didistribusikan benar-benar terjamin.

Mengingat kondisi geografis wilayah kepulauan Klungkung yang meliputi Nusa Penida, Lembongan, dan Ceningan memiliki tantangan logistik tersendiri, kehadiran SPPG diharapkan dapat memberikan manfaat yang lebih luas.

“Kami mendorong agar operasional SPPG di Klungkung ini dapat mengoptimalkan pemanfaatan produk dan potensi lokal demi menggerakkan ekonomi masyarakat sekitar,” tambah Bupati Satria.

Baca Juga:  Ketua Dekranasda Bali Membuka Lomba Fashion Show Serangkaian HUT ke-61 BPD Bali

Harapan tersebut sejalan dengan arahan Wakil Kepala BGN Pusat yang hadir langsung dalam acara tersebut. Ia secara khusus meminta agar kualitas pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus dijaga. Menurutnya, program ini tidak hanya bertujuan memenuhi kebutuhan nutrisi, tetapi juga memberdayakan ekonomi masyarakat dan menyerap tenaga kerja lokal.

Sementara itu, Kepala BGN yang mengikuti kegiatan secara virtual melalui Zoom Meeting memastikan bahwa pihaknya akan terus memperluas pembangunan dapur MBG di daerah terpencil. Ia juga meminta kepala daerah berperan aktif dalam memantau operasional dapur agar kualitas pelayanan tetap terjaga.(yud/updatebali)