UPDATEBALI.com, JEMBRANA – Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, mendorong seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Jembrana untuk lebih aktif dalam menyosialisasikan program-program pemerintah kepada masyarakat.
Ia menginginkan para ASN menjadi semacam marketing atau corong informasi kebijakan daerah di tengah-tengah masyarakat.
Pernyataan tersebut disampaikannya dalam kegiatan olahraga bersama pegawai Pemkab Jembrana yang digelar belum lama ini. Dalam kesempatan itu, Bupati Kembang menegaskan bahwa ASN harus mampu memainkan peran ganda: sebagai pelaksana administrasi pemerintahan dan juga penyambung informasi ke publik.
“Caranya sederhana saja. Saat ada pertemuan di tempek atau di banjar, sampaikan informasi tentang program-program pemerintah. Biar masyarakat tahu dan bisa ikut merasakan manfaatnya,” ujar Bupati Kembang.
Menurutnya, masih banyak masyarakat yang belum mengetahui secara utuh berbagai program bantuan, pelayanan, hingga pemberdayaan yang telah diluncurkan pemerintah daerah. Hal ini, menurut Bupati, menjadi tantangan yang bisa dijawab dengan peran aktif para ASN.
“Kalau yang menyampaikan informasi adalah ASN, masyarakat akan lebih percaya. Karena itu artinya program itu benar-benar ada dan dijalankan oleh pemerintah,” lanjutnya.
Bupati Kembang juga menuturkan pengalamannya saat turun langsung ke lapangan untuk memantau program bantuan penunggu pasien. Ia sempat menanyakan langsung kepada warga terkait dari mana mereka memperoleh informasi mengenai program tersebut.
“Sebagian besar jawabannya dari media sosial atau informasi dari pak kelian. Saya berharap ke depan mereka bisa menjawab, ‘dapat informasi dari keluarga yang kerja di Pemda’, karena pegawai-pegawai kita juga harus menyebarkan informasi ini,” ucapnya.
Untuk mendukung hal itu, Bupati juga meminta seluruh pegawai Pemkab untuk aktif mengikuti akun-akun resmi media sosial milik pemerintah daerah, seperti milik Dinas Kominfo Jembrana, Prokopim Jembrana, dan akun resmi pimpinan daerah. Menurutnya, media sosial merupakan salah satu kanal tercepat dalam menyebarkan informasi publik saat ini.
“Dengan mengikuti akun resmi tersebut, pegawai bisa selalu update. Lalu bisa disampaikan kembali kepada masyarakat secara langsung ataupun melalui akun pribadi,” tutup Bupati Kembang.
Langkah ini merupakan bagian dari strategi komunikasi publik yang inklusif dan partisipatif, agar setiap program pemerintah daerah benar-benar menjangkau dan memberi manfaat bagi seluruh lapisan masyarakat.(yud/ub)





