spot_img
spot_img
BerandaBaliBupati Kembang Gerakkan ASN Beli Beras KUD, Petani Tak Lagi Bergantung Tengkulak

Bupati Kembang Gerakkan ASN Beli Beras KUD, Petani Tak Lagi Bergantung Tengkulak

UPDATEBALI.com, JEMBRANA– Komitmen Pemerintah Kabupaten Jembrana dalam mendukung petani lokal kembali ditunjukkan lewat program pemberdayaan ekonomi berbasis koperasi.

Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, memberikan dukungan penuh kepada Koperasi Unit Desa (KUD) untuk membeli gabah petani dengan harga layak, yang kemudian diolah menjadi beras dan disalurkan kembali kepada ASN di lingkungan Pemkab Jembrana.

Langkah konkret ini diwujudkan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara enam KUD dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, Kamis, 31 Juli 2025 di KUD Catur Guna Amertha, Desa Yehembang Kangin, Kecamatan Mendoyo.

“Dari petani untuk rakyat, dari rakyat kembali ke petani. Ini adalah bentuk keberpihakan Pemkab Jembrana yang membangun siklus ekonomi lokal yang saling menguatkan. Petani terbantu, koperasi bergerak, ASN mendukung, dan Jembrana terus bertumbuh,” ujar Bupati Kembang Hartawan.

Baca Juga:  Peringatan Tumpek Uye di Jembrana dipusatkan di Bendungan Palasari

Enam KUD yang terlibat dalam kerja sama ini yakni KUD Surya Mertha, KUD Sapta Werdhi, KUD Catur Guna Amertha, KUD Tamblang, KUD Amertha Buana, dan KUD Catur Karya Usaha, akan menyalurkan beras kepada 31 OPD dengan total 4.262 ASN sebagai pembeli.

Sebelumnya, Pemkab Jembrana telah mengucurkan pinjaman daerah sebesar Rp 2,9 miliar, di mana Rp 1,9 miliar telah disalurkan untuk mendukung KUD membeli gabah langsung dari petani.

Baca Juga:  Sekda Badung Pimpin Rapat Pembentukan Tim Pengukuran IPKD di Kabupaten Badung

Bupati Kembang mengingatkan agar pembelian gabah diprioritaskan kepada petani di sekitar KUD agar tidak terjadi permainan harga oleh tengkulak, terutama saat musim panen raya.

“Belilah gabah petani terutama yang berada di sekeliling KUD. Jangan sampai ada cerita petani tidak punya pembeli. Kita hadir untuk menjamin hasil panen mereka terserap dengan harga yang pantas,” tegasnya.

Bupati juga menekankan pentingnya pengolahan mandiri oleh KUD dan peningkatan kualitas produksi agar pemasaran bisa menjangkau lebih luas, tidak hanya ASN, tapi juga masyarakat umum dan aparatur desa.

“Saya ingin semua pihak, termasuk staf desa, ikut serta menggunakan produk dari KUD. Inilah cara kita mencintai hasil pertanian sendiri,” ujarnya.

Baca Juga:  BPBD : Tiga Kecamatan di Tabanan Rawan Bencana

Di sisi lain, Koordinator KUD Jembrana, I Gede Nastra, menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Jembrana atas program nyata yang berpihak kepada petani.

“Kami dari enam KUD memiliki semangat yang sama untuk menyerap gabah petani. Dana pinjaman daerah ini sangat berarti dalam memberikan kepastian harga dan meningkatkan kesejahteraan petani Jembrana,” ungkapnya.

Program ini bukan hanya bentuk dukungan terhadap petani, tetapi juga memperkuat sistem ekonomi lokal yang berkelanjutan, berbasis gotong royong dan partisipasi aktif seluruh komponen masyarakat Jembrana.(yud/ub)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments