Bupati dan Wabup Badung Terima Pin Alumni Kehormatan IPDN, Tegaskan Komitmen Sinergi Pusat-Daerah

0
291
Retreat Kepala Daerah di IPDN ditutup dengan penyerahan pin alumni kehormatan kepada Bupati dan Wakil Bupati Badung sebagai bentuk apresiasi atas dukungan mereka dalam memperkuat kerja sama pemerintah pusat dan daerah.
Retreat Kepala Daerah di IPDN ditutup dengan penyerahan pin alumni kehormatan kepada Bupati dan Wakil Bupati Badung sebagai bentuk apresiasi atas dukungan mereka dalam memperkuat kerja sama pemerintah pusat dan daerah. Sumber foto : Humas Badung

UPDATEBALI.com, JATINANGOR – Penutupan kegiatan Retreat Kepala Daerah Gelombang Kedua yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Jatinangor, Kamis, 26 Juni 2025, menjadi momen penting bagi penguatan sinergi antarlembaga pemerintahan di Indonesia.

Dalam suasana yang sarat semangat kebangsaan, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta secara resmi menerima piagam dan penyematan pin alumni kehormatan IPDN.

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi aktif dan kontribusi mereka dalam memperkuat kolaborasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah melalui forum strategis retreat kepala daerah.

Kegiatan retreat selama lima hari ini diikuti oleh 86 kepala daerah dari seluruh Indonesia. Selama berlangsungnya acara, para peserta terlibat dalam diskusi intensif mengenai kebijakan nasional, refleksi kepemimpinan, serta perumusan strategi implementasi kebijakan di tingkat lokal.

Baca Juga:  Bupati Giri Prasta Terima Audiensi Jajaran Komisioner KPU dan Bawaslu Badung

Dalam keterangannya usai apel penutupan, Bupati Adi Arnawa menegaskan pentingnya sinergi antarpemerintah sebagai fondasi utama dalam pembangunan daerah.

“Forum ini bukan hanya simbol komitmen, tetapi ruang dialog yang substansial bagi kami para kepala daerah untuk menyuarakan pengalaman, tantangan, dan masukan langsung kepada pemerintah pusat. Kami merasa terhormat menerima pin alumni kehormatan, tetapi yang terpenting adalah bagaimana semangat kolaboratif ini bisa terus hidup dan diterjemahkan dalam kebijakan konkret di daerah,” ujarnya.

Bupati Adi Arnawa juga menyoroti peran penting Kabupaten Badung sebagai daerah pariwisata dan pusat ekonomi Bali, yang memerlukan pendekatan kebijakan lintas sektor dan terintegrasi.

Baca Juga:  Bupati Adi Arnawa Bersama Tokoh Nasional Hormati Pelebon Ida Pedanda Gede Sadhawa

Menurutnya, komunikasi yang intensif dengan pemerintah pusat sangat penting untuk mengatasi tantangan pascapandemi serta mendorong pembangunan berkelanjutan di daerah.

Sementara itu, Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto dalam pidato penutupannya menyampaikan pesan moral kepada seluruh peserta retreat.

“Semakin tinggi jabatan, semakin besar tanggung jawab moral. Jangan pernah mempersulit rakyat. Retreat ini adalah wadah sinergi, tempat kebijakan pusat dikritisi, dievaluasi, dan diperkaya oleh masukan dari daerah. Inilah bentuk pemerintahan yang dialogis dan partisipatif,” tegasnya.

Retreat kepala daerah ini digelar dalam dua gelombang dan menjadi salah satu inisiatif strategis Kemendagri untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan kepala daerah.

Baca Juga:  Wabup Buleleng Dorong Peningkatan UMKM di Masa Pandemi

Tidak hanya memperluas jejaring antardaerah, kegiatan ini juga memperdalam pemahaman terhadap arah kebijakan nasional yang partisipatif dan adaptif.

Dengan berakhirnya kegiatan ini, diharapkan para kepala daerah, termasuk Bupati dan Wakil Bupati Badung, dapat membawa semangat transformasi ke dalam tata kelola pemerintahan lokal yang inklusif, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik.

Bupati Adi Arnawa pun menutup pernyataannya dengan semangat optimistis,

“Kami pulang dengan semangat baru. Bukan hanya membawa pin, tetapi membawa tanggung jawab yang lebih besar untuk terus menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat Badung.”(den/ub)