
UPDATEBALI.com, MANGUPURA – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menegaskan pembangunan pendidikan di Kabupaten Badung tidak boleh hanya berfokus pada pencapaian akademik.
Di tengah pesatnya perkembangan industri pariwisata dan investasi global, generasi muda dituntut memiliki karakter dan integritas yang kuat agar mampu menjadi aktor utama pembangunan daerah, bukan sekadar menjadi penonton.
Hal tersebut disampaikan Bupati Adi Arnawa saat menghadiri perayaan HUT ke-40 SMP Negeri 4 Abiansemal bertajuk “40 Years of Excellence: Inspiring the Future” di sekolah setempat, Jumat, 25 September 2026.
Bupati mengapresiasi inovasi SMPN 4 Abiansemal yang berupaya menyeimbangkan kemampuan kognitif dengan pembentukan moral siswa melalui program Kantin Kejujuran. Menurutnya, langkah tersebut efektif dalam membangun integritas peserta didik sejak dini.
“Kita tidak akan bisa menjadi bangsa yang kuat jika hanya mengandalkan kemampuan akademis, tanpa dibarengi semangat, karakter, dan integritas tinggi,” ujar Adi Arnawa.
Ia mengingatkan bahwa penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) lokal menjadi hal yang mendesak karena struktur ekonomi Badung bertumpu pada pariwisata. Tantangan ke depan juga semakin besar seiring derasnya investasi yang masuk ke wilayah tersebut.
“Bagaimana kita bisa menjadi tuan rumah di negeri sendiri ketika investasi deras masuk ke Badung, tetapi kita tidak memiliki kualifikasi pendidikan? Kita akan jadi penonton,” tegasnya.
Untuk itu, Pemkab Badung mendorong penguasaan bahasa Inggris sejak tingkat dasar melalui program bimbingan belajar berbasis banjar. Namun, Adi Arnawa mengingatkan agar kemampuan berbahasa internasional tersebut tetap berjalan seimbang dengan pelestarian identitas lokal.
“Bahasa Inggris wajib dipahami untuk interaksi global. Namun, itu harus berjalan seimbang dengan pelestarian bahasa dan budaya Bali,” imbuhnya.
Guna memperluas akses ke perguruan tinggi, Pemkab Badung menggulirkan program beasiswa kuliah hingga delapan semester bagi anak keluarga kurang mampu dan petani. Program tersebut dirancang untuk meningkatkan partisipasi pendidikan tinggi S1 di Badung yang saat ini baru mencapai 30 persen.
Sementara itu, Kepala SMPN 4 Abiansemal I Made Antara memaparkan bahwa sekolah yang berdiri sejak 1984 tersebut kini mengampu 717 siswa, didukung 60 guru dan pegawai, serta telah mencetak lebih dari 10.500 alumni. Perayaan empat dekade sekolah diisi Festival SPEN4AB yang melibatkan siswa SD melalui berbagai ajang akademik, seni, olahraga, budaya, dan lingkungan.
“Kami konsisten mengembangkan pembiasaan karakter dan penguatan bahasa. Program bahasa Inggris diterapkan dalam komunikasi harian serta kelompok belajar internasional bersama siswa dari Jepang dan Malaysia,” jelas Made Antara.
Acara tersebut turut dihadiri anggota DPRD Badung I Putu Dendy Astra Wijaya, perwakilan Disdikpora, Plt. Camat Abiansemal I Wayan Bagiarta, jajaran Tripika, Perbekel Bongkasa, Bendesa Adat, pengurus PGRI, komite, dan siswa setempat.(den/updatebali)


