spot_img
spot_img
BerandaBaliBadungBupati Adi Arnawa Tekankan Pemilahan Sampah dari Sumber, Libatkan Desa hingga Kelian...

Bupati Adi Arnawa Tekankan Pemilahan Sampah dari Sumber, Libatkan Desa hingga Kelian Adat

UPDATEBALI.com, BADUNGBupati Badung, I Wayan Adi Arnawa memimpin rapat laporan pendataan Aksi Percepatan Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber (ASPER PSBS) di Kabupaten Badung untuk periode 8–12 Maret 2026.

Rapat tersebut digelar di Ruang Rapat Kertha Gosana, Pusat Pemerintahan Badung, Jumat,13 Maret 2026.

Rapat ini turut dihadiri Sekretaris Daerah Badung, I B Surya Suamba, serta para kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Badung, camat, dan perbekel/lurah se-Kabupaten Badung.

Dalam sambutannya, Bupati Adi Arnawa menyampaikan apresiasi kepada seluruh perangkat daerah, camat, lurah/perbekel, hingga kelian dinas dan adat yang telah berperan aktif melaksanakan pendataan serta sosialisasi pengelolaan sampah berbasis sumber di masyarakat.

Baca Juga:  Gubernur Bali Dialog dengan BEM Unud, Tegaskan Akselerasi Penanganan Sampah Jadi Prioritas Bersama

Ia menekankan pentingnya semangat dan komitmen bersama dalam menjalankan program tersebut. Menurutnya, persoalan sampah merupakan tanggung jawab bersama yang harus ditangani secara serius, terlebih Kabupaten Badung merupakan daerah pariwisata yang sangat bergantung pada kebersihan dan kelestarian lingkungan.

“Kami sangat mengapresiasi kerja keras seluruh perangkat daerah, camat, perbekel/lurah hingga kelian dinas dan adat yang telah melaksanakan pendataan dan sosialisasi pengelolaan sampah berbasis sumber ini. Masalah sampah adalah masalah kita bersama dan sebagai daerah pariwisata hal ini menjadi prioritas yang harus kita selesaikan,” ujar Adi Arnawa.

Baca Juga:  Bupati Badung Hadiri Pembukaan Bimtek Program Desa Anti Korupsi

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat yang sudah mulai melakukan pemilahan sampah dari sumbernya. Bagi masyarakat yang belum melaksanakan pemilahan, ia mengimbau agar segera menerapkan pengelolaan sampah secara mandiri.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Badung, Made Rai Warastuthi menjelaskan bahwa pendataan tersebut dilakukan untuk menghimpun informasi terkait pengelolaan sampah berbasis sumber yang telah diterapkan di masyarakat maupun pelaku usaha di Kabupaten Badung.

Menurutnya, data tersebut sangat penting sebagai dasar dalam mempercepat implementasi program pengelolaan sampah berbasis sumber di daerah tersebut.

Baca Juga:  Buda Wage Merakih: Sembahyang Bukan Sekadar Ritual, Tapi Menata Kesehatan Mental

“Ruang lingkup pendataan meliputi ketersediaan sarana dan prasarana pengelolaan sampah organik seperti teba modern, tong komposter, bag komposter, teba konvensional, mesin komposter, hingga pemanfaatan sampah sebagai pakan ternak. Selain itu juga didata ketersediaan tempat sampah terpilah, proses pemilahan organik dan anorganik, serta volume sampah yang dihasilkan setiap hari,” jelasnya.

Melalui pendataan ini, Pemerintah Kabupaten Badung berharap dapat memperoleh gambaran menyeluruh terkait kondisi pengelolaan sampah di masyarakat, sehingga langkah percepatan pengelolaan sampah berbasis sumber dapat dilakukan secara lebih efektif dan terarah.(den/ub)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments