Badung Caka Fest 2026 Dongkrak Perputaran Ekonomi, Transaksi UMKM Tembus Rp1,49 Miliar

0
252
Badung Caka Fest 2026 Dongkrak Perputaran Ekonomi, Transaksi UMKM Tembus Rp1,49 Miliar
Badung Caka Fest 2026 Dongkrak Perputaran Ekonomi, Transaksi UMKM Tembus Rp1,49 Miliar. Sumber foto: Humas Badung

UPDATEBALI.comBADUNG – Pelaksanaan Badung Caka Fest 2026 tidak hanya menjadi wadah ekspresi seni bagi para pembuat ogoh-ogoh, tetapi juga memberikan dampak nyata terhadap pergerakan ekonomi masyarakat.

Selama empat hari penyelenggaraan di kawasan Pusat Pemerintahan (Puspem) Kabupaten Badung, total transaksi pelaku UMKM tercatat mencapai Rp1.494.883.240.

Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, menyampaikan bahwa Badung Caka Fest dirancang bukan sekadar sebagai ajang menampilkan kreativitas ogoh-ogoh terbaik dari berbagai desa di Badung, tetapi juga sebagai sarana menggerakkan sektor ekonomi masyarakat melalui penyelenggaraan event daerah.

Menurutnya, pemerintah daerah ingin menghadirkan kegiatan budaya yang mampu memberikan manfaat luas, termasuk membuka peluang ekonomi bagi pelaku usaha lokal.

Baca Juga:  Honda Gaet Pelajar Bali Lewat Roadshow Basket dan Edukasi Keselamatan

“Badung Caka Fest tidak hanya menjadi panggung bagi kreativitas seni ogoh-ogoh, tetapi juga ruang kolaborasi antara budaya, kreativitas, dan penguatan ekonomi masyarakat. Kami ingin setiap event daerah juga mampu menghadirkan manfaat ekonomi secara langsung,” ujar Adi Arnawa.

Antusiasme masyarakat yang memadati area festival turut mendorong peningkatan transaksi di stan UMKM yang berpartisipasi. Pada hari pertama yang bertepatan dengan kedatangan atau proses loading ogoh-ogoh, nilai transaksi sudah mencapai Rp253.740.000.

Memasuki hari kedua yang merupakan hari pertama pementasan ogoh-ogoh, transaksi meningkat menjadi Rp338.211.240. Peningkatan signifikan terjadi pada hari ketiga dengan nilai transaksi mencapai Rp441.537.000.

Baca Juga:  Wabup Kasta Bantu Korban Pohon Tumbang di Desa Selisihan

Sementara pada hari terakhir penyelenggaraan, transaksi kembali menunjukkan tren positif dengan nilai Rp461.395.000. Secara keseluruhan, akumulasi transaksi selama rangkaian Badung Caka Fest mencapai Rp1,49 miliar lebih.

Dalam pelaksanaan kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Badung juga melibatkan pelaku UMKM binaan Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Kabupaten Badung yang sebelumnya telah melalui proses kurasi bersama Komite Ekonomi Kreatif (Ekraf) Badung.

Para pelaku usaha tersebut diberikan kesempatan secara bergiliran untuk ikut serta dalam berbagai event daerah sebagai upaya memperluas pemasaran produk mereka. Menariknya, seluruh UMKM yang terlibat dalam kegiatan ini tidak dikenakan biaya partisipasi.

Baca Juga:  Kinerja Industri jasa keuangan Provinsi Bali Juni 2023 Tetap Resilien dan Tumbuh Positif

Bupati Adi Arnawa turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang berkontribusi dalam menyukseskan Badung Caka Fest, mulai dari para seniman ogoh-ogoh, komunitas budaya hingga pelaku UMKM.

Ia menegaskan bahwa kolaborasi antara sektor budaya dan ekonomi kreatif akan terus didorong agar berbagai kegiatan di Kabupaten Badung mampu menjadi motor penggerak ekonomi sekaligus memperkuat identitas budaya daerah.

“Kami berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi. Sinergi antara kreativitas budaya dan penguatan ekonomi masyarakat seperti ini akan terus kami kembangkan ke depan,” pungkasnya.(den/ub)