UPDATEBALI.com, TABANAN – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menghadiri sekaligus menjadi upasaksi puncak Karya Ngenteg Linggih, Mupuk Pedagingan, dan Tawur Balik Sumpah di Pura Taman Ganter, Desa Abiantuwung, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Selasa, 28 Juli 2026.
Kehadiran Bupati Adi Arnawa bersama Ida Cokorda Mengwi XIII sebagai penyegjeg karya berlangsung bertepatan dengan rangkaian upacara Piodalan, Ngingkup, Bangun Ayu, dan Ngider Buana.
Seluruh prosesi dipuput oleh Ida Pedanda Ketut Pemaron dari Griya Sidemen Tarukan Pemaron Munggu serta Ida Pedanda Gede Jelantik dari Griya Gunung Sari Ubud.
Pura Taman Ganter memiliki keunikan tersendiri karena berada di wilayah perbatasan. Secara adat, pura tersebut menjadi bagian dari Desa Adat Mengwi, Kabupaten Badung, sementara secara administratif berada di wilayah Kabupaten Tabanan. Pura ini juga memiliki keterkaitan sejarah dengan Puri Ageng Mengwi.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Adi Arnawa menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya seluruh rangkaian karya dengan lancar. Ia berharap pelaksanaan upacara tersebut membawa kerahayuan dan kesejahteraan bagi seluruh krama penyungsung.
“Saya tidak henti-hentinya menghaturkan puja dan rasa syukur kehadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Semoga seluruh rangkaian karya utama Ngenteg Linggih, Mupuk Pedagingan, dan Tawur Balik Sumpah di Pura Taman Ganter dapat berjalan lancar, labda karya, serta sida purna,” ujar Adi Arnawa.
Pada kesempatan itu, Bupati juga menyampaikan penghormatan kepada Ida Cokorda Mengwi XIII yang disebutnya memiliki peran penting dalam perjalanan kariernya di pemerintahan.
“Saya sangat menghormati Ida Cokorda Mengwi yang merupakan mentor. Perjalanan karier sejak menjadi Sedahan Agung hingga saat ini tidak terlepas dari bimbingan dan arahan Beliau,” ucapnya.
Selain menghadiri kegiatan keagamaan, Bupati Adi Arnawa juga menyampaikan arah pembangunan Kabupaten Badung yang saat ini berfokus pada penguatan infrastruktur, termasuk pembangunan jalan dan penanganan kemacetan untuk mendukung keberlanjutan sektor pariwisata.
“Pariwisata adalah tulang punggung perekonomian. Ketika kemacetan dapat diurai dan infrastruktur semakin baik, investasi akan tumbuh, lapangan kerja terbuka, dan ekonomi masyarakat ikut bergerak. Wisatawan datang ke Bali, ke Badung karena keindahan dan kekuatan adat serta budaya kita. Oleh sebab itu, pembangunan sarana prasarana ibadah, balai banjar, dan kegiatan adat keagamaan akan terus menjadi prioritas pemerintah,” pungkas Adi Arnawa.
Sementara itu, Bendesa Adat Mengwi sekaligus Manggala Karya, Ida Bagus Oka, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Bupati Badung beserta dukungan yang diberikan kepada Pura Taman Ganter.
“Titiyang selaku pribadi sekaligus mewakili krama pengempon lan penyungsung Pura Taman Ganter disini, ngaturan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kehadiran Bapak Bupati Badung bersama tokoh masyarakat atas kehadiran, dukungan serta bantuan yang diberikan,” ucap Ida Bagus Oka.
Dukungan yang dimaksud di antaranya hibah restorasi Pura Taman Ganter tahun 2024 serta hibah upakara tahun 2026.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut anggota DPRD Badung I Nyoman Satria, Perbekel Mengwi I Nyoman Suwarjana, serta prajuru desa adat se-Desa Mengwi. Kehadiran berbagai unsur tersebut menjadi bagian dari dukungan bersama dalam menjaga keberlangsungan adat, tradisi, dan nilai budaya Bali.(den/ub)





