Bupati Badung Tekankan Perlindungan Lahan Pertanian dalam RTRW 2025-2045

0
653
Bupati Nyoman Giri Prasta menyampaikan jawaban pemerintah terhadap pandangan umum Fraksi-Fraksi DPRD Badung saat Rapat Paripurna DPRD Badung di ruang Rapat Utama Gosana, Kantor DPRD, Puspem Badung, Kamis (13/2).
Bupati Nyoman Giri Prasta menyampaikan jawaban pemerintah terhadap pandangan umum Fraksi-Fraksi DPRD Badung saat Rapat Paripurna DPRD Badung di ruang Rapat Utama Gosana, Kantor DPRD, Puspem Badung, Kamis (13/2). Sumber foto: Humas Badung

UPDATEBALI.com, BADUNG – Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menyampaikan jawaban pemerintah terhadap pandangan umum Fraksi-Fraksi DPRD Badung dalam pembahasan Raperda Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Badung tahun 2025-2045.

Penyampaian ini dilakukan dalam Rapat Paripurna DPRD Badung di Ruang Rapat Utama Gosana, Kantor DPRD, Puspem Badung, pada Kamis, 13 Februari 2025.

Baca Juga:  Bupati Badung Apresiasi Semangat PSPS Bakti Negara dalam Peringatan HUT ke-70

Rapat Paripurna ini dipimpin oleh Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti dan dihadiri oleh para Pimpinan serta anggota DPRD Badung, unsur Forkopimda, Sekda Badung IB Surya Suamba, Pimpinan Perangkat Daerah, serta Pimpinan Instansi Vertikal.

Dalam sambutannya, Bupati Giri Prasta menyampaikan apresiasi kepada DPRD Badung yang telah menyelesaikan pembahasan Raperda RTRW secara tepat waktu.

Baca Juga:  Sekda Winastra Buka Muscab II Persatuan Tuna Netra Indonesia Kabupaten Klungkung

Ia menegaskan bahwa RTRW bukan sekadar dokumen formalitas, melainkan amanat yang harus dipertanggungjawabkan bersama demi kesejahteraan masyarakat Badung.

“Ini bukanlah pekerjaan sederhana dan formalitas semata, melainkan di dalamnya melekat suatu amanat yang harus dapat dipertanggungjawabkan bersama kepada masyarakat, dalam upaya mewujudkan kesejahteraan masyarakat Badung,” ujar Giri Prasta.

RTRW Kabupaten Badung 2025-2045 diharapkan menjadi pendorong perkembangan wilayah yang seimbang, mendukung investasi, sekaligus mengendalikan kawasan yang dipertahankan, seperti Lahan Sawah Dilindungi (LDS) dan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B).

Baca Juga:  Rem Blong, Mobil Terjun ke Halaman Rumah Warga di Madenan

Rencana pola ruang dalam RTRW ini menetapkan kawasan pertanian pangan berkelanjutan (KP2B) seluas 6.675 hektare yang telah tertuang dalam Keputusan Bupati Badung No. 284/048/HK/2024. (den/ub)