UPDATEBALI.com, TABANAN – Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya, yang juga menjabat sebagai Ketua YKI dan K3S serta Bunda PAUD Kabupaten Tabanan, kembali melaksanakan kegiatan sosial dengan membagikan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) untuk anak-anak PAUD dan paket sembako bagi ibu hamil, lansia, balita gizi kurang, penyandang disabilitas, kader PKK kurang mampu, serta penderita kanker.
Penyaluran ini berlangsung di Wantilan Kantor Camat Baturiti dan Kantor Camat Penebel, Jumat 15 Agustus 2025, bekerja sama dengan YKI Cabang Tabanan.
Sebagai wujud kepedulian di bidang kesehatan, Bunda Rai juga memberikan bantuan bedah kamar bagi salah satu warga dengan gangguan jiwa (ODGJ) di Desa Baturiti. Dalam kesempatan tersebut, ia turut menyampaikan sosialisasi terkait penerapan enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) di posyandu, mencakup sektor pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan, sosial, serta ketenteraman dan perlindungan masyarakat.
Di Baturiti, bantuan sembako diberikan kepada 10 ibu hamil, 20 balita gizi kurang, 20 penyandang disabilitas, 20 lansia, 60 kader PKK kurang mampu, dan 6 penderita kanker. Sementara itu, K3S menyalurkan bantuan berupa tripod dan fasilitas bedah kamar bagi ODGJ. Sedangkan di Penebel, bantuan diserahkan kepada 10 ibu hamil, 20 balita gizi kurang, 20 lansia, 90 kader PKK kurang mampu, dan 7 penderita kanker, dilengkapi dengan bantuan walker, tripod, serta satu unit alat pelubang biopori untuk mendukung pengelolaan sampah organik.
Sebagai Bunda PAUD, Bunda Rai membagikan 100 paket PMT yang terdiri dari susu formula, susu segar, biskuit, buah apel, dan telur rebus kepada anak-anak PAUD di kedua kecamatan. Ia menegaskan, program ini merupakan agenda rutin tahunan PKK untuk menjangkau seluruh kecamatan di Kabupaten Tabanan sebagai bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat.
“Yang terpenting bukan jumlah bantuannya, melainkan perhatian dan kehadiran kita untuk warga. Saya ingin memastikan masyarakat tahu bahwa pemerintah selalu hadir untuk mereka,” ujarnya.
Bunda Rai juga mengingatkan pentingnya gizi seimbang dan penerapan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (7KAIH), seperti berolahraga, beribadah, tidur cukup, dan aktif bermasyarakat. Menurutnya, kebiasaan positif sejak dini akan membentuk karakter generasi emas Tabanan sekaligus mendukung program bebas stunting. Ia pun mengajak warga untuk konsisten dalam pengelolaan sampah rumah tangga melalui pembuatan lubang biopori dan kerja sama dengan pemerintah desa.
Ketua PKK Kecamatan Baturiti, Sayu Made Parwati, menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan arahan dari Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan. Ia menilai kegiatan ini memberikan semangat baru bagi pengurus PKK desa untuk fokus pada penanganan sampah, penurunan stunting, ketahanan pangan, dan penguatan pendidikan anak usia dini.(den/ub)




