Buka Musrenbang 2026, Gubernur Koster Tancap Gas Program Strategis

0
278
Gubernur Bali, Wayan Koster, secara resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah
Gubernur Bali, Wayan Koster, secara resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah. Sumber foto: Humas Pemprov Bali

UPDATEBALI.com, DENPASAR – Gubernur Bali, Wayan Koster, secara resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Semesta Berencana Provinsi Bali Tahun 2026 di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali.

Dalam sambutannya, Koster menekankan pentingnya komitmen untuk bekerja lebih cepat, lebih keras, dan lebih bersatu guna membangun fondasi Bali yang kuat dan berkelanjutan.

“Pembangunan Bali lima tahun ke depan akan dijalankan dengan konsep satu pulau, satu pola, dan satu tata kelola, di mana seluruh kabupaten/kota harus berkolaborasi dan tidak berjalan sendiri-sendiri,” ujar Gubernur Koster pada Selasa, 15 April 2025.

Ia menambahkan, pembangunan harus dilakukan secara terpola, menyeluruh, terarah, dan terintegrasi, agar mampu menciptakan sinergi dalam satu kesatuan wilayah Bali.

Baca Juga:  Tari dan Tabuh Jembrana Warnai Panggung PKB, Kumara Widya Suara Tuai Apresiasi

Gubernur Koster juga menyampaikan bahwa Musrenbang kali ini menjadi langkah awal yang strategis dalam menyusun Haluan Pembangunan Bali Masa Depan 2025–2125, atau yang dikenal dengan 100 Tahun Bali Era Baru. Ia menegaskan bahwa sejumlah program prioritas akan diakselerasi sebagai bagian dari landasan pembangunan jangka panjang.

Beberapa program unggulan yang disorot antara lain:

  • Pemanfaatan energi bersih dan terbarukan
  • Swasembada dan diversifikasi pangan
  • Pengendalian alih fungsi lahan
  • Pembangunan infrastruktur strategis seperti underpass dan subway
  • Peningkatan kualitas kesehatan masyarakat
  • Program Satu Keluarga Satu Sarjana, khususnya untuk keluarga miskin
  • Pendidikan gratis hingga tingkat SMA/SMK
Baca Juga:  Dorong Ekonomi Warga, Gubernur Koster Dukung Driver Online Lokal di Kawasan Wisata

“Dengan fondasi yang kuat hingga 2029, pergerakan kita ke depan akan lebih tertata dan terarah,” tegasnya.

Dalam arahannya secara daring, Inspektur Jenderal Kementerian Dalam Negeri, Irjen. Pol. (Purn.) Sang Made Mahendra Jaya, menekankan pentingnya inovasi daerah dan fokus anggaran pada pelayanan publik. Ia juga mengingatkan agar Bali sebagai daerah pariwisata utama nasional memperhatikan persoalan kemacetan dan kebersihan lingkungan, termasuk keindahan dan keasrian kawasan wisata.

Senada dengan itu, Deputi Bidang Infrastruktur Kementerian PPN/Bappenas, Abdul Malik Sadat Idris, menyampaikan sejumlah isu strategis yang harus menjadi perhatian, seperti:

  • Pembangunan manusia dan pengembangan ekonomi wilayah non-metropolitan
  • Tingginya pencemaran air dan alih fungsi lahan
  • Penurunan kualitas ekosistem pesisir
  • Kurangnya pengembangan sektor pertanian dan ekonomi kreatif untuk mendukung pariwisata berkelanjutan
Baca Juga:  Hadiri Koster Pasar Gotong Royong, Komang Sanjaya dan Ribuan Kader Terbaik PDI Perjuangan Padati Gedung Maria Tabanan

Pembukaan Musrenbang tahun 2026 ini turut dihadiri oleh tokoh adat dan pemerintahan Bali, seperti Ida Shri Bhagawan Putra Natha Nawa Wangsa Pemayun, Ketua MDA Provinsi Bali Ida Penglingsir Agung Putra Sukahet, Sekda Provinsi Bali Dewa Made Indra, para bupati/walikota se-Bali, kepala perangkat daerah, Tim Percepatan Pembangunan, serta perwakilan instansi vertikal, BUMN/BUMD, dan lembaga kemasyarakatan.

Dengan pelaksanaan Musrenbang ini, Pemerintah Provinsi Bali menegaskan langkahnya dalam menyusun rencana pembangunan yang terintegrasi dan visioner, demi mewujudkan Bali yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan di masa depan.(yud/ub)