UPDATEBALI.com, DENPASAR – Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Perhubungan kembali menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Operator Angkutan Laut Pelabuhan Pengumpan Lokal Tahun 2025.
Kegiatan ini dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana, di Gedung Shanti Graha Denpasar, Kamis, 28 Agustus 2025.
Bimtek ini menyasar operator angkutan laut di Pelabuhan Pengumpan Lokal Sanur dan Serangan, termasuk kelompok nelayan yang beroperasi di sekitar kawasan tersebut.
Hadir dalam kesempatan itu Ketua Komisi I DPRD Kota Denpasar, AA Putu Gde Wibawa, Kepala Dinas Perhubungan Kota Denpasar, I Ketut Sriawan, serta sejumlah undangan dan narasumber.
Dalam sambutannya, Sekda Alit Wiradana yang membacakan pesan tertulis Walikota Denpasar, menegaskan pentingnya peningkatan kualitas layanan transportasi laut. Hal ini mengingat sebagian wilayah Kota Denpasar masuk dalam Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN).
“Pelabuhan laut di Kota Denpasar melayani wisatawan domestik maupun mancanegara menuju Pulau Nusa Penida, Nusa Lembongan, hingga Lombok dan Jawa. Karena itu, peningkatan kualitas berkelanjutan penting untuk mendukung layanan transportasi laut yang berkeselamatan dan terintegrasi,” ujarnya.
Ia menambahkan, dibutuhkan SDM transportasi laut yang andal, berkompeten, dan memiliki legalitas sesuai regulasi. Dengan begitu, penyelenggaraan pelabuhan laut dapat berjalan sesuai aturan, sekaligus mengharmonisasikan seluruh pemangku kepentingan demi membangkitkan perekonomian Kota Denpasar.
Lebih jauh, Sekda Alit Wiradana menekankan bahwa pelaksanaan Bimtek ini sejalan dengan Misi keempat Kota Denpasar, yakni mewujudkan SDM unggul melalui pemanfaatan teknologi dan inovasi dengan prinsip Tri Hita Karana.
“Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kompetensi operator fast boat dalam melayani masyarakat dan wisatawan dengan mengedepankan aspek keselamatan, kenyamanan, dan keteraturan,” tegasnya.
Kadis Perhubungan Kota Denpasar, I Ketut Sriawan, melaporkan bahwa kegiatan ini diikuti oleh 50 peserta, yang terdiri dari:
7 orang dari Fast Boat Intaran
6 orang dari BUPDA Serangan
16 orang dari Fast Boat Sanur
21 orang dari Fast Boat Serangan
Dengan mengusung tema “Melalui Bimbingan Teknis Operator Angkutan Laut Bersama Wujudkan Keselamatan Transportasi Laut Kota Denpasar dengan Spirit Vasudhaiva Kutumbakam”, kegiatan ini diharapkan mampu menanamkan pemahaman mengenai aturan dan tugas pelayanan transportasi laut.
“Operator angkutan laut harus mengutamakan keselamatan pelayaran serta memahami tugas pokok dan fungsi Dinas Perhubungan sebagai penyelenggara pelabuhan di Kota Denpasar,” ujar Sriawan.
Melalui Bimtek ini, Pemkot Denpasar berharap tercipta layanan transportasi laut yang profesional, aman, dan nyaman, sekaligus mendukung sektor pariwisata serta perekonomian masyarakat.(per/ub)





